oleh

Pencetus Cluster Religi Dukung Prabowo-Hatta

Kabar6-Sejumlah tokoh agama pencetus Cluster Religi, sebuah perumahan berkonsep kerukunan hidup antar umat beragama, yang sedianya akan dibangun di Desa Dadan, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jum’at (4/7/2014) siang, mendeklarasikan dukungannya terhadap Calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1 Prabowo-Hatta, dalam Pemilu 9 Juli 2014 mendatang.

Dukungan tersebut diberikan, karena mereka menilai, pasangan Prabowo-Hatta memiliki visi dan misi yang sama dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.

Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Tradisional Indonesia Hasanudin Aris menjelaskan, di Cluster Religi nanti, nuansa kerukunan umat beragama akan sangat kental terasa.

Pasalnya, perumahan tersebut akan menyatukan enam agama yang ada di Indonesia yakni Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu dan Konghucu.

“Ada kesamaan visi dari pasangan Prabowo-Hatta dengan program kami, yakni memperhatikan dan menjaga kerukunan beragama. Maka dari itu kita sepakat untuk bersama-sama mendukung pasangan ini menjadi pemimpin negeri ini,” ujarnya, usai mengikuti acara Komunintas Kritiani (Kristen dan Katolik) Pendukung Prabowo-Hatta Kota Tangerang di Hotel Allium, Jalan Benteng Betawi, Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang.

Menurutnya, konsep dalam program Cluster Religi tersebut sudah dijalankan sejak delapan tahun lalu. Dan rencananya, cluster yang akan dibangun diatas lahan 33 hektar itu juga dilengkapi dengan tempat-tempat ibadah, seperti Masjid, Gereja, Vihara, Pura dan lain-lain.

“Juga akan kami sediakan perpustakaan yang banyak menyediakan buku-buku agama. Agar benar-benar tercipta kerukunan dalam hidup beragama,” tukasnya.

Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia Banten Danil Sunda mengatakan, saat ini progress Cluster Religi tersebut sudah dalam penyelesaian tahap pembebasan lahan. Dalam program tersebut, pihaknya juga mengklaim telah mendapatkan ijin langsung dari pihak Kementerian terkait.

“Rumah yang dibangun bertipe 45. Secepatnya akan dilakukan pembangunan fisiknya, karena sudah banyak permintaan,” jelasnya.

Danil mengaku konsep pemukiman antar umat beragama ini merupakan satu-satunya di Dunia. Ide ini berawal dari kawasan pemakaman lima agama di Bandung yang telah dibangun pihaknya. **Baca juga: TNI & Polisi Bakal Tindak Tegas Pengacau Pilpres.

“Untuk mewujudkan Cluster Religi ini juga kami mengalami banyak kendala. Sempat terjadi penolakan dari tim penilai perizinan Pemerintah Kabupaten Tangerang, bahasanya tidak mendukung. Tapi kita buktikan dan kita yakin, meski beda agama kita tetap bisa rukun tidak saling membenci,” tutupnya.(ges)

Berita Terbaru