oleh

Pemkot Tangerang Latih Personel Hadapi Banjir

Kabar6-Menghadap banjir di musim penghujan kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang  bekerjasama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0506 Tangerang, melakukan pelatihan teknis antisipasi bencana banjir di Bumi Perkemahan Rawa Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Senin (7/12/2015) kemarin.

 

 

Dalam Kesempatan itu, Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin, mengatakan berdasarkan data yang ada pada 2014 lalu, di Kota Tangerang tercatat sebanyak 30 titik daerah  banjir.

 

Dari jumlah tersebut, katanya, 13 titik di antaranya sudah dibenahi dengan cara penurapan-penurapan aliran sungai. “Meski jumlah titik banjir sudah kami upayakan berkurang, namun kami tetap berupaya mengantisipasinya,” katanya.

 

Persiapan itu dilakukan, kata dia, dengan cara menyediakan peralatan dan Standar Operating Procedure (SOP) dalam melakukan evakuasi terhadap korban. Sehingga, pada saat bencana terjadi tidak menimbukan permasalahan.

 

“Pelatihan ini bukan main–main, ada SOP-nya. Jangan sampai mengevakuasi orang, tapi malah mencelakai orang yang kita bantu,” kata dia.

 

Untuk itu, lanjut Sachrudin, pihaknya bekerjasama dengan Kodim 0506 Tangerang, melalukan pelatihan teknis antisipasi bencana. Tujuannya adalah menyamakan SOP dan meningkatkan kemampuan petugas, khususnya di jajaran Pemkot Tangerang.

 

Sementara, Komandan Kodim 0506, Letkol Inf Achirudin, mengatakan pelatihan penanganan banjir memang  sangat diperlukan. Selain untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM), juga untuk memetakan kondisi banjir yang akan terjadi. Sehingga, dalam pelaksanaanya nanti lebih matang.

 

Dan untuk menghadapi banjir kali ini, kata dia,  pihaknya telah mengerahkan sebanyak 50 persen kekuatan personelnya yang ada di jajaran Kodim 0506, dengan cara membagikan tugas ke setiap Koramil yang ada. ** Baca juga: Ketua KONI Kota Tangerang Harus Bersih Narkoba

 

“Pengalaman tahun lalu semuanya dipusatkan di Kodim. Namun tahun ini kami sebar sebanyak 600 personel ke seluruh Koramil di Kota Tangerang. Sehingga mereka bisa lebih cepat bergerak, bila bencana datang secara tiba-tiba,” ujarnya. (hms/alby)

Berita Terbaru