oleh

Pemkot Tangerang Komitmen Tekan Angka Gizi Buruk

dr Liza Puspadewi saat sosialisasi.(tia)

Kabar6-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang terus berkomitmen dalam menekan angka gizi buruk di Kota Tangerang.

Salahsatunya dengan melakukan pencegahan melalui sosialisasi Seminar 1.000 Hari Pertama Kehidupan: Standar Emas Pemberian Makan Bayi dan Anak di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada Rabu (22/2/2017). Seminar tersebut dihadiri oleh 330 ibu hamil usia trisemester awal dan 33 petugas gizi Kota Tangerang.

Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr Liza Puspadewi mengatakan sosialisasi tersebut ditujukan bagi para ibu untuk mengedukasi pentingnya masa 1.000 hari pertama kehidupan.

“Hal ini perlu dilakukan agar para ibu memahami betapa pentingnya masa 1.000 hari pertama kehidupan. Jika terjadi kekurangan gizi di masa tersebut dapat mempengaruhi  generasi ke depan. Anak berpotensi gizi buruk bahkan bisa berpotensi mengidap penyakit kronis seperti Tubercolosis (Tbc), anemia dan lainnya,” ujar Liza kepada kabar6.com, Jumat (24/2/2017).

Lanjutnya, masa 1.000 hari pertama kehidupan dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Setidaknya terdapat empat tahapan penting dalam masa 1.000 hari pertama kehidupanyang perlu mendapatkan perhatian khusus bagi para ibu.

Tahapan tersebut, kata Liza, terdiri dari tahap Inisiasi Menyusui Dini (IMD), memberikan asi ekslusif selama enam bulan, memberikan makanan pendamping Air Susu Ibu (ASI), dan melanjutkan pemberian ASI hingga usia dua tahun.

Sosialisasi Seminar 1.000 Hari Pertama Kehidupan.(tia)

“Ya, melalui sosialisasi tersebut diharapkan para ibu bisa mempraktekkannya agar tidak ada lagi anak gizi buruk dan bisa memberitahukannya kepada masyarakat luas sehingga mampu menekan angka gizi buruk,” jelasnya.

Tak hanya sosialisasi, Dinkes Kota Tangerang juga pada  1.076 Posyandu yang tersebar di Kota Tangerang melakukan pemantau kesehatan ibu dan anak.

“Para ibu bisa datang ke posyandu terdekat, secara otomatis akan diikutkan dalam berbagai kegiatan Posyandu, seperti pemberian kapsul vitamin A untuk anak usia 6 bulan hingga 5 tahun setiap Februari dan Agustus, yang berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Lalu, untuk ibunya kami juga berikan tablet zat besi dan folat selama masa kehamilan. Semuanya gratis,” lanjutnya.

Bahkan, jika ada ibu dan anak yang tidak datang ke Posyandu saat pemberian kapsul Vitamin A, kata Liza, pihaknya akan melakukan sweeping ke rumah warga.

“Ya, petugas Posyandu akan mendatangi rumah warga yang tidak datang ntuk memberikan kapsul Vitamin A. Ini wujud nyata kami terus konsisten dalam menekan angka gizi buruk di Kota Tangerang,” tutupnya.(adv)

Berita Terbaru