oleh

Pemicu Sistem Layanan Publik di Ciputat Timur Kurang Baik

Kabar6-Hasil jajak pendapat menunjukan kualitas pelayanan di Kecamatan Ciputat Timur, mendapatkan angka 73,83 persen atau kurang baik. Survei kepuasan masyarakat yang melibatkan 668 orang responden warga sekitar digelar pada tiga bulan di penghujung 2020 kemarin.

“Seperti di Ciptim, mereka mengeluhkan persoalan SDM,” ungkap Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Setda Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rahmat Salam, Rabu (3/3/2021).

Ia mengaku, rotasi pejabat yang sudah mumpuni di bidangnya secara tiba-tiba diklaim menjadi penyebab. Sementara pegawai lainnya belum dididik.

Rahmat bilang, pihaknya akan segera instruksikan camat Ciputat Timur segera siapkan kaderisasi pegawai pelayanan. Meski demikian di organisasi perangkat daerah lainnya seperti laboratorium lingkungan walaupun petugasnya terbatas tapi bisa tetap optimal.

“Karena harus diisi orang yang punya sertifikasi di bidang lingkungan. Nggak bisa sembarangan. Pas sudah disiapkan orang dan dikursuskan agar punya sertifikasi, tiba-tiba dia ditarik jadi staf di kelurahan. Itu yang kita sangat menyayangkan,” jelas Rahmat.

**Baca juga: Survei 2020, Warga Keluhkan Layanan Kecamatan Ciputat Timur Kurang Baik

Menurutnya, hasil skoring survei tentang pelayanan masyarakat tahun ini meningkat atau menurun dibanding sebelumnya karena ukuran dari KemenPAN dan RB berubah dari semula 81 sudah dapat sangat baik. “Sekarang untuk mencapai sangat baik itu harus mengejar 88,31,” ujarnya.(yud)

Berita Terbaru