Pelanggan Aetra di Kabupaten Tangerang Kesulitan Dapat Air Bersih

Warga kekurangan air bersih.(Vero)

Kabar6-Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Tangerang menyebabkan sebagian wilayah itu terdampak krisis air bersih. Saat ini, warga mulai mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih, meski telah menjadi pelanggan dari perusahaan pengelola air bersih.

“Sudah empat hari terakhir, kami tidak dapat air dari PT Aetra, selaku perusahaan air minum di wilayah ini,” ungkap Saepudin Juhri, warga Kampung Bakung, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Minggu (12/8/2018).

Menurut Juhri, pihaknya bersama warga lainnya mengaku terpaksa membeli air galon isi ulang untuk memenuhi kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) bagi keluarganya.

Dirinya mempertanyakan apa penyebab terhentinya pasokan air ke rumah- rumah warga yang menjadi pelanggan dari perusahaan swasta pengelola air bersih tersebut.

“Aetra jangan diam saja, kami di sini kebingunan dapat air. Masak, warga harus beli air galon terus,” ujarnya.

Senada diutarakan Ina Nurjana, warga perumahan CitraRaya, Panongan, Kabupaten Tangerang, sejak hampir sepekan terakhir ia tak mendapatkan pasokan air bersih.

Akibatnya, pasca terhentinya pasokan air, aktivitas rumah tangga yang dilakoninya menjadi terganggu.**Baca Juga: Tiap Tahun, ODGJ di Kabupaten Tangerang Terus Meningkat.

“Pakaian kotor selama empat hari menumpuk dan saya terpaksa harus bawa ke tukang cuci bayaran atau laundry. Sementara, sampai hari ini warga tak mendapatkan informasi atau pemberitahuan dari pihak pengelola air (WTP CitraRaya),” tandasnya.(Tim K6)