oleh

Pekan Depan, Giliran 50 Anggota DPRD Kota Tangerang Diambil Sumpahnya

Kabar6-Sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang periode 2019-2024 terpilih, tak lama lagi bakal di kukuhkan.

Ya, agenda pengambilan sumpah jabatan seluruh wakil rakyat yang telah ditetapkan sebagai pemenang oleh pihak KPU setempat ini, direncanakan dihelat pada pekan depan, tepatnya di tanggal 2 September 2019 mendatang.

Sekretaris Dewan (Sekwan) pada DPRD Kota Tangerang, Agus Sudrajat memastikan bahwa proses persiapan gelaran itu, hingga kini masih terus di matangkan.

Pihaknya pun, berharap agar jadwal yang telah ditentukan ini dapat berjalan sesuai harapan, mengingat masa bakti para legislator sebelumnya, yakni periode 2014-2019, akan berakhir pada tanggal 31 Agustus 2019.

“Iya, agenda rapat paripurna dalam rangka pengambilan sumpah jabatan anggota dewan periode 2019-2024, di rencanakan pada tanggal 2 September. Sementara masa jabatan anggota dewan saat ini kan berakhir di 31 Agustus. Kita majukan tanggalnya, karena kebetulan di tanggal berakhirnya masa jabatan dewan saat ini, adalah hari libur. Berdasarkan aturan sekarang, tidak boleh menyelenggarakan di hari libur,” ungkapnya, saat di hubungi kabar6.com, Minggu (25/8/2019).

Secara teknis, kata Sekwan, kegiatan tersebut tentunya tidak berbeda jauh dari rangkaian perhelatan periode Tahun 2014 lalu.

Proses pengambilan sumpah jabatan Anggota DPRD Kota Tangerang periode Tahun 2019-2024 ini pun, akan di pandu oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) setempat.

“Tidak ada yang berbeda, kurang lebih sama seperti periode lalu. Dan nanti di tanggal 31 Agustus, rencana gladiresik nya. Namun, saat ini SK Gubernur Banten memang belum turun, tapi kita sudah berkoordinasi, insyaallah sebelum 31 Agustus sudah keluar. Untuk undangan para tamu, belum, nanti setelah SK itu turun,” jelasnya.

**Baca juga: Warga Binong Menjerit Air Tanah Tak Keluar, PT Tirtaamarta Sedot Air ‘Gila-gilaan’.

Selain itu, Agus juga menjelaskan mengenai alokasi anggaran di kegiatan itu nantinya. Menurutnya tidak ada lonjakan anggaran yang signifikan, karena yang digunakan nanti, memang tak jauh berbeda layaknya gelaran paripurna rutin.

“Sama seperti paripurna biasanya. Saat ini kan memang sudah tidak ada paripurna istimewa. Jadi paling lebih besar sedikit, karena di teknis konsumsi yang disiapkan lebih banyak,” pungkasnya.(ges)

Berita Terbaru