oleh

PDAM Janji Suplai Air Bersih di Tangsel Malam Ini Lancar

Kabar6-Humas PDAM Tirta Kerta Raharja, Rudi, mengakui bila dua hari tterakhir ini ada gangguan suplai air ke konsumen. Hal tersebut menurutnya disebabkan oleh kerusakan pipa air yang berada di persimpangan Jelupang Raya, Kecamatan Serpong Utara.

“Terjadi kebocoran sejak Kamis kemarin, yang menyebabkan air di dua perumahan Serpong Park dan Villa Melati mati,” katanya saatt dihubungi wartawan, Jum’at (10/2/2013).

Ia mengungkapkan, sekarang pihak penyedia air bersih ini sedang berusaha melakukan pekerjaan penyambungan pipa. Rudi berjanji, jika Jum’at malam suplai akan sudah kembali normal seperti sediakala.

“Kita sudah berupaya melakukan perbaikan dari kemarin,di karenakan terjadi pembocoran,maka perlu waktu lama untuk memperbaikinya,”katanya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Wilayah (Kanwil) IV PDAM Tirta Kerta Raharja, Herman.” Ganguan ini akan segera selesai dan sedang dilakukan perbaikan,” .

Secara terpisah, Sekretaris Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Fajri mengatakan, matinya air ini harus diketahui penyebabnya. Jika masalah ini dikarenakan kelalaian dari pihak PDAM, maka pihak PDAM harus menganti rugi apa yang dikeluhkan konsumen di perumahan tersebut.

Tak hanya itu, Fajri menjelaskan kerusakan pipa air yang menyebabkan matinya air selama dua hari ini dikarenakan belum dilimpahkannya aset PDAM Kabupaten Tangerang kepada Kota Tangsel. Sehingga pelayanan masyarakat selaku konsumen air bersih tidak maksimal.

“Jika PDAMnya sudah diserah terimakan maka,pelayanan ke masyarakat lebih dekat dan perawatan pipa pun pastinya dipelihara dengan baik,”katanya.

Ratusan warga di perumahan elite Serpong Park, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terpaksa harus mengantre untuk mendapatkan air bersih. Hal ini disebabkan karena jaringan pipa milik PDAM Tirta Kerta Raharja, selaku penyedia air bersih mengalami gangguan kebocoran pipa.

“Dari kemarin (Kamis-red) jam 10.00 WIB air sudah mati. Saya aja terpaksa nginap di hotel, karena untuk keluarga mandi tidak ada air bersih. Air jet pump (bawah tanah) kualitasnya jelek,” ungkap Rinto Noviantoro, warga cluster Gold, Blok G, ditemui dikediamannya, Jum’at (10/2/2013).

Ia menjelaskan, kelangkaan air bersih ini telah berlangsung kali kedua seja dirinya bermukim di kawasan tersebut. Ketika kejadian pertama beberapa waktu silam, pihak pengelola menjelaskan bahwa pasokan air bersih terhenti lantaran adanya kebocoran pipa saluran air bersih.

Namun, Rinto menyesalkan jika terhentinya pasokan air bersih kedua kalinya ini tak ada informasi dari PDAM Tirta Kerta Raharja.”Kalo nggak ngantre air seperti ini warga pastinya kesusahan buat dapat air bersih,” sesalnya.(yud)

Berita Terbaru