oleh

Pascabentrok, Perumahan Illago Paramount Mencekam

Kabar6-Pascabentrokan warga dengan petugas security, suasana dikawasan Perumahan Illago, Paramount, di Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, hingga Rabu (14/5/2014) dini hari tampak mencekam.

Puluhan warga yang didominasi kalangan remaja tampak masih memadati kawasan sekitar Perumahan Illago. Terlebih, hingga menjelang subuh, kelompok pemuda desa setempat tampak belum juga meninggalkan lokasi.

“Ini hanya bentuk solidaritas. Apalagi, tadi warga sempat ribut dengan security. Makanya kami sengaja bertahan disini,” ujar Asep, salah seorang pemuda desa setempat yang turut membaur dengan pemuda lainnya dilokasi.

Diakui Asep, bahwa persoalan itu dipicu kekesalan warga karena rutin mengalami kebanjiran, setelah perumahan Illago dibangun. “Ya, tadinya warga mau protes dan minta pengembang agar bertanggungjawab. Tapi, ujung-ujungnya malah ribut,” ujar Asep lagi. 

Meski tidak melakukan aksi anarkis, namun keberadaan kelompok pemuda desa persis di depan pintu gerbang Perumahan Illago itu, juga membuat petugas kepolisian tetap siaga dilokasi.

“Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, makanya kami tetap siaga disini,” ujar salah seorang anggota Polsek Cisauk yang enggan namanya di publis dilokasi kejadian.

Diketahui, sebelumnya warga Desa Curug Sangereng mengeglar aksi protes di depan pintu gerbang Perumahan Illago. Warga menuding, pembangunan perumahan elit itu membawa dampak negatif. **Baca juga: Pasien Lompat Dari RSU Siloam, Karena Ditagih Angsuran Motor.

Terbukti, sejak perumahan itu berdiri, rumah warga yang sebelumnya tidak pernah kebanjiran, sekarang malah rutin terendam sampai sedada. Untuk itu, warga mendesak pengembang agar bertanggungjawab. **Baca juga: Bentrokan di Gerbang Illago Paramount, 1 Security Terluka.

Namun, sejumlah warga yang berupaya menerobos pintu gerbang perumahan Illago, sempat dihalang-halangi petugas security. Hingga, bentrokanpun pecah. Alhasil seorang petugas security terpaksa dilakukan ke RS Bethsaida, akibat dikeroyok warga.(abie)

 

Berita Terbaru