oleh

Pasca Didemo, PT PEMI Balaraja Batalkan PKB

Kabar6-Pasca munculnya aksi demonstrasi yang dilakukan oleh ribuan buruh terkait keberataan mereka atas perubahan jam kerja, PT PEMI Balaraja, Kabupaten Tangerang, membatalkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

“Alhamdulillah, hasil ini wujud dari jerih payah, kerja keras dan do’a semua pihak. Hari ini, keputusan tentang jam kerja shift dua sudah deal dan dibatalkan,” ungkap Bustomi, salah seorang buruh yang ikut memperjuangkan pembatalan PKB yang telah di tandatangani oleh pihak manajemen perusahaan dengan perwakilan karyawan, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) kepada Kabar6.com, Rabu (5/9/2012).

Menurutnya, dirinya merasa senang terkbulnya tuntutan mereka soal perubahan jam kerja tersebut. Jam kerja itu, di kembalikan seperti semula yakni, masuk pukul 16.15 Wib dan keluar pukul 23.55 Wib. “Kami juga sangat berterima kasih kepada rekan-rekan buruh yang telah berjuang untuk pembatalan PKB ini,” katanya.

Senada, dikatakan Limah, keputusan yg diambil manajemen pabrik produsen onderdil mobil dan sepeda motor dengan FSPMI tersebut, meerupakan hasil musyawarah mereka yang dilakukan secara tertutup tanpa disosialisasikan  sebelumnya kepada buruh.

“Buruh sangat senang atas pembatalan PKB ini, karena mereka kuatir akan timbulnya dampak terhadap kesehatan para buruh. Ketika hal itu, tetap diberlakukan, maka bisa di pastikan kondisi kesehatan buruh pasti terganggu,” ujaranya.

Apalagi lanjutnya, dalam seminggu dua kali saja para buruh ikut shift dua atau over time(lembur) sampai dengan pukul 17.00 wib, maka fisik buruh pasti ngedrop dan mereka akan sakit semua.

Diinformasikan, sehari sebelum dibatalkannya PKB tersebut, ribuan buruh PT PEMI Balaraja, menggeelar aksi unjuk rasa damai di dalam lokasi pabrik itu.

Mereka, menuntut dibatalkannya PKB yang telah ditandatangani pihak perusahaan dengan FSPMI dan para buruh juga menuntut pembubaran perwalikan serikat pekerja tersebut, karena tak mampu membela hak-hak mereka. (Din)

Berita Terbaru