Parkir Meter On Street Dinilai Rugikan Tangsel

Walikota Tangsel, Airin saat mengecek penerapan parkir meter diwilayahnya.(bbs)

Kabar6-DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menilai penerapan parkir meter dengan On Street telah merugikan Kota Tangsel. Itu karena parkir meter On Street dianggap menghilangkan salah satu potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Amar, Ketua Komisi III DPRD Kota Tangsel mengungkapkan, potensi PAD yang harusnya didapat kota pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini bila menerapkan parkir Off Street di 8 titik lokasi parkir meter adalah dari pajak daerah dan sewa aset berupa lahan parkir. **Baca juga: Di Tangerang, Ibunda Korban Heli Jatuh Pingsan.

“Jelas banget kan, kita ini sudah kehilangan potensi PAD dari sewa aset lahan parkir karena sampai 8 bulan parkir meter berjalan tidak menyewa lahan milik Pemkot Tangsel,” ketus Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini saat ditemui Kabar6.com usai meminta keterangan kepada Dishubkominfo dan Operator Parkir Meter di Ruang Komisi III DPRD Tangsel, Senin (21/3/2016). **Baca juga: Himas Tuntut Anggota DPRD Banten Mundur.

Ditemui terpisah, Kepala Seksie (Kasie) Parkir dan Terminal Dito Chandra ketika berusaha dikomfirmasi usai dipanggil Komisi III DPRD Kota Tangsel, berlalu begitu saja menuju mobilnya dan hanya mengucapkan silahkan tanya ke Komisi III saja.(ard)