oleh

Panwaslu Tangsel Sangsikan Netralitas Birokrat

Kabar6-Keterlibatan sejumlah birokrat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat sorotan dari wasit penyelenggara pemilu. Pasalnya, aroma “turun tangan” sejumlah pejabat sudah dirasakan dan kini terus diawasi.

Demikian dikatakan Ketua Panwaslu Kota Tangsel, Engelhartia Bhayangkara kepada kabar6.com di Kecamatan Setu, kemarin. “Banyak istri-istri lurah yang ikut nyalon,” katanya.

Menurutnya, kondisi itu rentan terjadi tindak mengoptimalkan untuk memanfaatkan jabatan publik. Tentunya untuk mempengaruhi masyarakat yang memiliki hak pilih.

Sementara Engel mengaku, pihaknya memiliki keterbatasan sumber daya manusia sebagai tenaga pengawas. Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) yang ada hanya 223 orang. Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) sebanyak 21 orang ditambah 3 orang komisioner.

Saat ditanya langkah pihaknya untuk menghadapi kondisi dilapangan di tengah keterbatasan tenaga pengawas. Engel bilang, pihaknya membuat “Gerakan Sejuta Relatan” dengan mengajak masyarakat ikut memantau jalannya pemilu yang jujur dan adil.**Baca juga: Dua Dapil di Tangsel Dianggap Jalur ‘Neraka’.

“Lurah punya wilayah yang luas dan rawan memanfaatkan jabatannya untuk mempengaruhi pemilih,” bilangnya.(yud)

Berita Terbaru