oleh

Pakai Becak, Cawabup Muhlis Antar Jemput Pasien

Kabar6-Cawabup Tangerang Muhlis antar jemput sejumlah warga dengan menggunakan becak saât mengunjungi pengobatan gratis PDIP di Désa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan.

Sedikitnya Tiga warga yang harus diantar jemput oleh Cawabup Muhlis beserta tim pemenangannya, lantaran ketiganya memiliki penyakit yang berat dan usianya sudah lanjut sehingga tidak bisa mendatangi lokasi pengobatan gratis.

Ketiga warga itu, Yani (57) yang mengidap penyakit diabetes, Mamit (80) darah tinggi dan ustad Badri (73) yang juga terkena penyakit darah tinggi.

Diinformasikan, seperti biasanya dengan berpenampilan séderhana, mengenakan baju kameja kotak-kotak dan menaiki kendaraan roda empat jenis Avanza, Cawabup Muhlis yang datang ke lokasi pengobatan gratis PDIP langsung disambut dengan yél-yel pemenangan Suwandhi-Muhlis oleh para tim medis DPP PDIP dan para relawan Wali’s’.

Usai memantau pelaksanaan pengobatan gratis, Cawabup Muhlis menyambangi satu persatu rumah warga di sekitar lokasi pengobatan.

Alangkah kagetnya, ketika menemui sejumlah warga yang tidak bisa mendatangi lokasi pengobatan gratis lantaran mengidap penyakit berat hingga tak kuat jalan.

Tanpa pikir panjang, Cawabup Muhlis pun meminta kepada salah satu timnya untuk memanggil tukang becak dan mengantarkan warga yang tidak bisa berobat. “Saya terharu melihatnya. Saya jadi ingat orang tua, saat sakit dulu,” ujar Cawabup Muhlis.

Usai mengantar jemput warga tersebut, Cawabup Muhlis mélanjutkan kegiatannya untuk bersosialisasi bersama warga lainnya dan berdialog untuk mengetahui kondisi yang dialami oleh warga Kabupaten Tangerang.

“Dengan dialog dari pintu ke pintu, saya akhirnya mengetahui. Ternyata banyak warga Kabupaten Tangerang yang masih kesulitan menikmati layanan kesehatan, pendidikan serta kemudahan dalam ekonomi usaha,” jelas Muhlis.

Cawabup Muhlis berjanjî, ketika kelak dirinya terpilih sebagai Kepala daerah akan memprioritaskan pembangunan yang pro rakyat, menyentuh kepada rakyat demi kesejahteraan rakyat Kabupaten Tangerang.

“Saya bersama Pak Wandi sudah berjanji untuk selalu tertawa dan menangis bersama rakyat Kabupaten Tangerang,” janji Muhlis.

Sementara itu, terkait pengobatan gratis PDIP di Kecamatan Sepatan, Ketua PAC PDIP Sepatan Usup menjelaskan, pengobatan gratis ini diikuti oleh ratusan warga, yang memang warga di Sepatan kesulitan menikmati layanan kesehatan karena mahalnya biaya berobat.

“Dengan adanya pengobatan gratis PDIP ini sangat membantu warga di Kecamatan Sepatan,” katanya.(dré)

Berita Terbaru