1

Mengapa Saat Tidur Anda Merasa Seperti Terjatuh?

Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Tidur adalah salah satu kebutuhan utama untuk meregenerasi sel-sel tubuh, sekaligus mengembalikan energi. Saat bangun tidur, tubuh pun akan terasa segar dan bugar kembali.

Nah, pernahkah saat tidur, tiba-tiba Anda merasa seperti terjatuh? Mengapa hal ini bisa terjadi?

Sensasi seperti terjatuh, dilemparkan, hingga terhempas dari kekosongan ini, dilansir dari Brightside, ternyata merupakan siklus dalam proses tidur. Dan saat akan tidur Anda memasuki empat tahap.

Sensasi seperti terjatuh merupakan tahap awal yang dalam dunia medis disebut NREM. Hal ini terjadi secara alami ketika otot tubuh mulai rileks saat akan tertidur, dan tiba-tiba otak Anda merespon seperti berjaga bertindak seakan Anda akan jatuh.

Hal ini seketika membuat otot pada tubuh menjadi tegang, sehingga Anda kaget dan terbangun karena seolah-olah akan terjatuh.

Ilmuwan lainnya, dikutip dari u.msn.com, juga mempercayai bahwa gerakan refleks manusia berkembang selama proses evolusi seperti pengalaman seseorang ketika tidur di atas pohon dan akan terjatuh sehingga secara refleks tubuh otot berjaga-jaga.

Tak hanya itu, sebagian orang juga pernah merasakan sensasi seperti kesetrum ringan ketika bangun tidur. Sensasi ini biasanya dirasakan oleh mereka yang merasa sangat lelah dan tegang dalam melewati rutinitasnya, memiliki kebiasaan tidur yang tidak teratur hingga sering merasa cemas.

Tetapi dalam banyak kasus, itu tidak memiliki efek samping berbahaya bagi kesehatan, dan bukan penyakit atau kondisi medis. ** Baca juga: Lima Hal di Rumah yang Ganggu Fokus Kerja

So, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Cobalah menarik napas dalam-dalam, bersikap santai, dan kembali tidur.(ilj/bbs)




Warga Tangsel Korban Calo PNS Dipersilahkan Melapor

Kabar6.com
Ilustrasi.(bbs)

Kabar6-‎Kepolisian Resor (Polres) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mempersilahkan kepada warga yang telah menjadi korban penipuan masuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), diimbau segera melapor.

‎”Bila ada yang merasa pernah dirugikan terkait penerimaan PNS silahkan melapor ke Polres,” pesan Kepala Satuan Reserse Kriminal, Ajun Komisaris Samian kepada kabar6.com, Kamis (2/6/2016).

Ya, itu menyusul telah tertangkapnya FA (60), pelaku penipuan (calo) berkedok dapat memuluskan korbannya masuk menjadi PNS.

Terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris ‎Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Muhamad, menegaskan tak akan memberikan toleransi jika ada oknum PNS yang terbukti kuat terlibat. Ia menyerahkan sepenuhnya atas penanganan kasusnya kepada aparat penegak hukum.

“Tentunya kalau emang ada oknum yang terlibat ya ditindak tegas. Kami apresiasi kepada aparat kepolisian yang sudah menangkap pelakunya‎,” tegas.

Muhamad mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mudah diperdaya oleh orang lain yang melancarkan modus bisa memuluskan menjadi Pamong Praja. **Baca juga: Kasus Penipuan Calo PNS Diduga Melibatkan Birokrat?.

‎Menurutnya, pada era reformasi birokrasi sekarang ini proses penjaringan dan seleksi perekrutan PNS lebih kompetitif. Pasalnya, ada banyak lembaga negara berwenang yang terus aktif memonitor. **Baca juga: Raup Rp2,5 Miliar, “Calo PNS” Disergap Polres Tangsel.

“Warga juga jangan gampang percaya aja. Apalagi kalau disuruh nyetor duit kepada orang yang mengaku bisa ngegolin jadi PNS. Modus kejahatan seperti itu kan sudah banyak, dan harus jadi pelajaranlah,” tambah Muhamad.(yud)




TABG Tangsel Telisik Konstruksi “Gedung Hantu” di Bintaro

Bangunan “gedung hantu” di Bintaro yang roboh.(ist/cep)

Kabar6-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (‎Tangsel) akhirnya turun tangan meninjau langsung ke lokasi robohnya “gedung hantu”.

Gedung berlantai 21 milik perusahaan jasa perbankan swasta di kawasan CBD Sektor VII Bintaro Jaya RT 02 RW 01, Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, ‎roboh pukul 15.30 WIB.

Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Tangsel, Nur selamet datang ke lokasi pada pukul 18.00 WIB. Saat ditanya oleh awak media mengenai robohnya gedung ia menganalisa ada kesalahan desain atau struktur bangunan.

“Bangunan ini berdiri dari  jaman Pemda Kabupaten Tangerang. Untuk Pemkot Tangsel  sendiri tidak pernah memberikan izin mendirikan gedung,” katanya, Kamis (2/6/2016).

Nur Slamet jelaskan, Walikota Airin Rachmi Diany telah memerintahkan Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) Kota Tangsel turun untuk memantau keadaan gedung yang roboh.

‎”Tentu Dalam tiga hari kedepan TABG  akan memeriksa konstruksi dan struktur bangunan analisisnya seperti apa,”‎ jelasnya. **Baca juga: Begini Fakta Dibalik Robohnya “Gedung Hantu” di Bintaro.

TABG juga akan meneliti kemungkinan arah jatuhnya konstruksi bangunan gedung. Apakah konstruksi “gedung hantu” bisa membahayakan masyarakat sekitar atau gedung-gedung yang berdekatan. **Baca juga: Belasan Pekerja “Gedung Hantu” Ambruk Diamankan di Polres Tangsel.

“Mudahan kita akan cepat mendapat hasil analisa  kajian nanti gedung tersebut kita tunggu saja hasil rekomndasinya seperti apa,” ujarnya. **Baca juga: “Gedung Hantu” Berlantai 17 di Bintaro Ambruk, Warga Panik.

Ditanya soal siapa pemilik gedung, Nur selamet mengaku bahwa dia belum mengetahui pemilik gedung yang roboh.(cep/yud)




Buntut Tahanan Kabur, Dua Polisi Bakal Disidang Disiplin

Tiga tahanan kabur akhirnya ditangkap.(ist)

Kabar6-Dua personel polisi yang bertanggungjawab mengawal tiga tahanan yang kabur usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, dijatuhi sanksi tegas.

Demikian dikatakan Kasi Propam Polresta Tangerang, AKP Manguji Sagala, Kamis (2/6/2016). “Dua personel yang dijatuhi sanksi dimaksud adalah IPTU ST dan Brigadir IP,” ujar Manguji Sagala lagi.

Kedua anggota dimaksud, lanjut Sagala, bahkan sudah diperiksa perihal kelalaiannya saat melakukan pengawalan, hingga kaburnya tiga tahanan dimaksud dari mobil polisi yang membawa ketiga tahanan itu menuju Rutan Klas 1 Tangerang di Kecamatan Jambe. **Baca juga: Akhirnya, Polresta Tangerang Tangkap Semua Tahanan yang Kabur.

“Mereka diduga lalai saat bertugas, karena tidak mengikuti Standar Operasioanl Prosedur (SOP). Tentunya akan diberikan sanksi. Tapi, keputusannya pada saat sidang disiplin nanti,” tegasnya. **Baca juga: Satu Lagi Tahanan yang Kabur Ditembak Petugas Polresta Tangerang.

Sedianya, tiga tahanan yang kabur tersebut masing-masing adalah, Jaka Graha alias JG (36), Abdul Rohim (24) dan Hanafi Harun (18). **Baca juga: Wah, Tahanan Kabur yang Ditangkap Ahli Bobol Borgol.

Mereka kabur saat dalam perjalanan menuju Rutan Klas 1 Tangerang, usai menjalani persidangan atas kasusnya masing-masing di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang pada Selasa (31/5/2016) malam lalu. **Baca juga: Satu Tahanan yang Kabur Ditembak Petugas Polresta Tangerang.

Namun, pelarian ketiganya hanya berlangsung satu pekan. Ketiganya pun kemudian berhasil ditangkap kembali oleh petugas di tiga wilayah berbeda.(agm)




Sambut Ramadhan, Warga Karang Tengah Gelar Pawai Taaruf

Pwai taaruf keliling Kota Tangerang.(hms)

Kabar6-Menyambut datangnya bulan Ramadan, berbagai aktifitas budaya dilakukan oleh warga. Mulai dari kegiatan rowahannakbar yang biasanya berisi pengajian menyambut puasa, hingga kegiatan bersih-bersih masjid dan musola.

Umat Islam si Karangtengah, Kota Tangerang misalnya, menyambut bulan suci Ramadan dengan menggelar pawai taaruf keliling kota. Pawai ta’aruf ini terlaksana berkat kerjasama antara Pemerintah Kecamatan Karangtengah dengan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam se-Kecamatan Karangtengah.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin yang melepas rombongan pawai taaruf tersebut berharap kegiatan ini bisa menjadi media syiar tentang nilai-nilai Islam kepada masyarakat secara luas.

“Dengan digelarnya pawai taaruf ini mudah-mudahan bisa meningkatkan silaturrahim dan ukhuwah Islam sesama umat Muslim serta menyebarkan syiar Islam di kalangan umat,” kata Sachrudin, Kamis (2/6/2016).

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan peserta pawai bisa berlaku disiplin dan menaati aturan yang telah ditetapkan oleh panitia.

“Kita melakukan pawai untuk menyebarkan syiar Islam, seharusnya kita juga bisa berlaku tertib dan disiplin sebagaimana ajaran Islam,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasihnya atas partisipasi peserta dalam memeriahkan pawai taaruf yang rutin digelar setiap menyambut bulan Ramadan.

Selain itu, dia juga mengajak seluruh umat Islam untuk menyambut bulan Ramadan dengan rasa syukur dan penuh kegembiraan.

“Dengan meningkatkan kualitas ibadah sehingga pada akhirnya kita semua dapat meraih kemenangan dan kembali kepada fitrah,” katanya. **Baca juga: Kabupaten Serang Terancam Krisis Air Tanah.

Pawai taaruf dimulai dan berakhir di Kantor Kecamatan Karangtengah. Jalur yang ditempuh, mulai dari Jalan Raden Saleh menuju Perumahan Metro dan berlanjut ke Jalan Perumahan Green Lake belok menuju Jalan Parung Jaya sebelum finish di Kantor kecamatan. **Baca juga: Di Tangsel, Harga Cabai dan Bawang Makin Tinggi.

Dalam kegiatan tersebut panitia juga menyediakan berbagai macam hadiah hiburan seperti lemari es, kipas angin dan sepeda.(hms/alby)

**Baca juga: Disbudpar Banten Sebut Obyek Wisata di Banten Kurang Promosi.




Polisi Kesulitan Identifikasi Perampok Toko Emas di Tangerang

Toko emas “Mini Jujur” yang disasar perampok.(agm)

Kabar6-Kepolisian Sektor Balaraja mengaku kesulitan mengidentifikasi komplotan perampokan toko emas Mini Jujur di Jalan Raya Ceplak-Kronjo, Desa Kali asin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, yang terjadi pada Kamis (2/6/2016).

“Toko emasnya sendiri tidak dilengkapi kamera pengawas CCTV, padahal sudah Jaman sekarang lho,” ungkap Kapolsek Balaraja Kompol Mirodin.

Namun, lanjut Mirodin, dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihaknya mengamankan barang bukti berupa proyektil peluru serta kapak yang digunakan kawanan perampok sadis tersebut untuk merusak etalase penyimpanan emas.

“Dari lokasi kita menemukan kapak yang rusak, dan proyektil peluru serta ciri-ciri pelaku,” terang Mirodin. **Baca juga: Langgar Kode Etik, Dua Anggota Polresta Tangerang Dipecat.

Akibat aksi perampokan bersenjata api tersebut, kata Mirodin, istri pemilik toko emas mengalami luka tembak dibagian perut sebelah kiri dan kini masih dalam penanganan intensif di RS Siloam. **Baca juga: Gasak Ratusan Juta, Perampok Tembak Istri Juragan Emas di Tangerang.

Selain itu, pihak kepolisian sendiri belum mengetahui pasti jumlah kerugian akibat perampokan bersenjata api tersebut. “Untuk kerugian sendiri belum bisa kami taksir, karena masih dalam penyelidikan,” tutup Mirodin.(agm)

**Baca juga: Begini Fakta Dibalik Robohnya “Gedung Hantu” di Bintaro.




Begini Fakta Dibalik Robohnya “Gedung Hantu” di Bintaro

Bangunan “gedung hantu” di Bintaro yang roboh.(ist/cep)

Kabar6-Bangunan “gedung hantu” berlantai 17 yang ambruk di kawasan CBD Sektor VII, Bintaro Jaya, RT 02 RW 01, Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Kamis (2/6/2016) sore, diklaim milik Panin Bank.

“Saat kejadian, ada sebanyak 15 orang pekerja di sekitar lokasi kejadian. Dibawah pimpinan mandor Khairul Anwar, usia 28 tahun. Dan, semunyanya selamat,” kata Kapolsek Pondok Aren,‎ Komisaris Indra Ranudikarta kepada kabar6.com, Kamis (‎2/6/2016).

Dijelaskan Kapolsek, konstruksi gedung Panin Bintaro dibangun pada 1995-1996, lalu oleh PT Real Jaya Property.

Lantaran likuidasi, “gedung hantu” itu akhirnya dibeli oleh Panin pada tahun 2.000. Awalnya gedung tersebut didirikan 17 lantai, kemudian ditambah lagi empat lantai oleh kontraktor pelaksana Jaya Konstruksi.

“Namun saat uji kelayakan gedung itu dinyatakan tidak lulus uji atau tidak kuat, sehingga bangunan itu akhirnya dibiarkan tidak dilanjutkan,” ungkapnya. **Baca juga: Di Tangsel, Harga Cabai dan Bawang Makin Tinggi.

Rangka bangunan gedung selanjutnya dibeli oleh H Rozak, H Tulsiam dan H Soleman. Kemudian sejak kemarin mulai dilakukan pembongkaran secara manual oleh pekerja. **Baca juga: “Gedung Hantu” Berlantai 17 di Bintaro Ambruk, Warga Panik.

Pada saat pekerja sedang istirahat dibelakang gedung, ternyata sebagian sisi depan gedung mengalami roboh. “Atas kejadian tersebut tidak timbul korban dan tidak terjadi kerugian material,” tambah Indra.(TIM K6)

**Baca juga: Gasak Ratusan Juta, Perampok Tembak Istri Juragan Emas di Tangerang.




Di Tangsel, Harga Cabai dan Bawang Makin Tinggi

Pedagang bumbu dapur.(bbs)

Kabar6-Ramadhan semakin dekat. Sejumlah harga kebutuhan pokok di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), seperti cabai rawit dan bawang merah, pun semakin tak terkendali dan terus naik.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Malik Kuswari mengatakan, harga cabai rawit naik Rp5.500 dari semula Rp26.250 menjadi Rp31.750. Sedangkan harga bawang merah naik Rp4.250 dari semula Rp42.500 menjadi Rp46.750.

“Pemantauan harga rutin setiap hari dilakukan ke seluruh pasar tradisional juga pasar modern yang ada,” ujarnya kepada kabar6.com di Cilenggang, Serpong, Jumat (3/6/2016).

Kenaikan harga cabai dan bawang itu, sambung mantan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel ini, diprediksi akibat penurunan stok yang dikirim lewat distributor. **Baca juga: Gasak Ratusan Juta, Perampok Tembak Istri Juragan Emas di Tangerang.

“Kenaikan harga tersebut bukan hanya jelang awal puasa, tapi juga karena adanya pengurangan di tingkat distributor utama dan petani, jadi banyaknya permintaan dengan sedikitnya pasokan membuat harga melambung tinggi,” katanya. **Baca juga: Pasar Sembako Murah di Legok Sepi Pembeli.

Pasokan komoditas itu berasal dari Jawa Tengah, yaitu kawasan Dieng, Karanganyar, Bandungan dan Jawa Barat yaitu Garut, dan Cisarua.(ard)

**Baca juga: Kabupaten Serang Terancam Krisis Air Tanah.




Pasar Sembako Murah di Legok Sepi Pembeli

Pasar Sembako Murah di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.(shy)

Kabar6-Jelang Ramadhan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (disperindag) Kabupaten Tangerang menggelar operasi pasar sembako murah di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/6/2016).

Namun sayangnya, sembako murah yang biasanya menjadi incaran masyarakat menengah kebawah tersebut, malah terlihat sepi peminat. Itu lantaran, harga paket sembako murah yang disediakan dianggap masih terlalu mahal oleh para pembeli.

“Harga paketnya mahal, kita gak mampu kalau beli paket segitu,” ujar Marwah, salah seorang warga.

Ya, paket sembako murah yang disediakan terdiri dari minyak goreng dua liter, gula pasir dua kilogram dan beras lima liter, dengan harga Rp85.000. **Baca juga: Disbudpar Banten Sebut Obyek Wisata di Banten Kurang Promosi.

Sementara itu, Sekertaris disperindag Kabupaten Tangerang, Asep Musa mengatakan, kegiatan itu merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap jelang datangnya Bulan Ramadhan. **Baca juga: Kabupaten Serang Terancam Krisis Air Tanah.

“Ini agenda rutin dan sistemnya sama, yakni menggunakan tiket yang dibeli dan nanti ditukarkan dengan sembako,” terangnya.(Shy)

**Baca juga: Ormas Diimbau Tidak Sweeping, Polresta Tangerang Dirikan Posko Ramadhan.




Kabupaten Serang Terancam Krisis Air Tanah

Bupati Ratu Tatu saat peringatan Hari Lingkungan Hidup.(zis)

Kabar6-Air bawah tanah di Kabupaten Serang mengalami penurunan hingga mencapau 40 persen. Itu terjadi karena lahan hutan yang ada saat ini tidak berimbang atau hanya lima persen dibandingkan luas daerah.

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah menganggap bila kondisi krisis air itu merupakan peemasalahan yang serius. Sehingga tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang harus segera melakukan reboisasi, guna mereformasi lahan hutan di daerah hulu yang kondisinya saat ini kritis.

“Ini harus dilakukan secara kongkrit. SKPD maupun pihak berwenang dalam mengatasi persoalan ini, harus melangkah bersama-sama” kata Ratu Tatu Chasanah dalam pembukaan peringatan Hari Lingkungan Hidup di Ponpes Nurul Ilmi Darunnajah, Pabuaran, Serang, Kamis (2/5/2016).

Selain itu, kata Tatu, Pemkab Serang juga akan membangun sumur resapan di daerah-daerah yang rawan kekeringan disaat musim kemarau.

“Dari 1.000 sumur yang ditargetkan pada tahun 2016 ini, kini sudah ada 450 sumur yang sudah dibuat. Dan, tahun ini diharapkan seluruhnya bisa rampung,” katanya.

‪Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Serang, Irawan Nur mengakui perihal penurunan kuantitas air di beberapa sumber air di wilayah tersebut hingga mencapai 40 Persen.‬ **Baca juga: KPU Banten Tetapkan Tahapan Pilgub 2017.

Indikator dari penurunan itu, kata dia terlihat dari dua sumber air utama di Kabupaten Serang, seperti di Citaman dan Sukacai. **Baca juga: Disbudpar Banten Sebut Obyek Wisata di Banten Kurang Promosi.

“Air Bawah Tanah ini menurun, karena hilangnya hutan yang berfungsi sebagai penyangga dan resapan air di sekitar hulu di kecamatan Baros,” kata dia.(zis)‬