Nyaris Ricuh, Begini Kronologi Tes Kompetensi Tenaga Non PNS Kota Tangsel

Uji Kompetensi Tenaga Non PNS Kota Tangsel. (az)

Kabar6-Mayoritas peserta Tes Kompetensi Tenaga Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) protes ke penyelenggara. Ribuan tenaga honorer Kota Tangsel tersebut tak bisa login saat akan mengikuti tes di Universitas Terbuka (UT), Pamulang, Kota Tangsel.

Salah seorang peserta tes yang enggan disebutkan namanya mengatakan protes terjadi ketika peserta akan memasukan Nomor Induk Kepegawaian (NIK) saat ingin login. Saat itu, dirinya mengaku tidak bisa login lantaran tidak ada jaringan internet.

“Saya tidak bisa terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi yang disediakan penyelenggara. Tapi ada juga yang bisa nyambung internetnya,” ungkap sumber tersebut, Selasa (14/11/2017).**Baca Juga: Tes Kompetensi Tenaga Non PNS Kota Tangsel di UT Nyaris Ricuh.

Bahkan, melalui pengeras suara, penyelenggara mengumumkan bahwa 1.800 peserta telah berhasil login. Akan tetapi peserta yang ikut tes tersebut kurang lebih empat ribu peserta yang dibagi dalam dua sesi.

“Nah, yang tidak bisa login gimana nasibnya? Enggak lolos tes gitu? Ya enggak adil. Makanya banyak yang protes,” katanya.

Dari informasi yang diperoleh Kabar6.com, sesi pertama tes berlangsung pada pukul 08.00 hingga pukul 12.00 WIB. Sedangkan pada sesi kedua dijadwalkan dimulai pda pukul 13.00 namun molor hingga pukul 14.30 WIB.

Diduga, server pendukung aplikasi CBT Tangsel tidak mampu menampung seluruh peserta yang ikut tes kompetensi. Hal itulah yang menyebabkan mayoritas peserta tidak bisa login maupun terkoneksi dengan aplikasi yang disediakan penyelenggara.

Hingga berita ini diturunkan, Kabar6 belum bisa melakukan konfirmasi kepada Kepala BKPP Kota Tangsel Apendi. Saat dihubungi melalui telepon, Apendi tidak menjawab. Begitu juga dengan Short Messages Services (SMS) yang dikirim Kabar6.com.(az)