oleh

NU Luncurkan Channel Edukasi Melalui Ninmedia

Kabar6- Organisasi Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) meluncurkan NU Channel. Channel ini berisi program-program yang mendidik, tidak provokatif dan mengajarkan toleransi.

NU Channel juga menayangkan sejumlah program menarik seperti dakwah, doa, kebudayaan, seni, diskusi dan talkshow.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menjelaskan, NU Channel hadir karena banyak sekali paham bermuatan provokatif yang mempengaruhi pola pikir masyarakat.

Berita-berita itu telah tersebar secara bebas, khususnya di sosial media. Hal ini berpotensi membahayakan kesatuan dan persatuan bangsa. Hoaks atau kabar bohong yang banyak beredar telah meresahkan masyarakat.

“Serangan hoaks menyasar pola pikir dan cara pandang sehingga masyarakat harus teliti dan waspada dalam menyaring informasi yang diterima,” katanya Said Aqil di siaran persnya, Sabtu (13/10/2018).

Menurut Said Aqil, NU melihat adanya urgensi dalam meluruskan faham-faham radikal yang tengah beredar.

Caranya dengan memelihara iklim toleransi serta melakukan gebrakan dalam merespon kemajuan jaman melalui peluncuran NU Channel pada Ninmedia di Kantor Ninmedia Tangerang.

Wakil Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan NU Channel, Imam Pituduh menuturkan, dalam rangka menyebarkan berita baik dan menetralisir konten-konten negative seperti hoaks yang tersebar.

Salahsatu gebrakan yang telah dilakukan PBNU adalah meluncurkan NU Channel yang bisa dinikmati melalui Ninmedia.

“Berkat Ninmedia, masyarakat di daerah pelosok dan perbatasan Indonesia kini bisa menikmati NU Channel dan TV-TV Indonesia lainnya secara jernih,” jelas Imam Pituduh.

President Director Ninmedia, Rahadi Arsyad menjelaskan, pemerataan teknologi informasi merupakan hak seluruh masyarakat Indonesia. Termasuk daerah pelosok dan perbatasan yang tidak terjangkau channel TV.

Bekerjasama dengan puluhan channel, Ninmedia bertujuan membangun ekosistem penyiaran free to air yang berkualitas dan dapat dijangkau seluruh masyarakat secara gratis hingga ke daerah pelosok.

Dikatakannya, Ninmedia merupakan sebuah terobosan baru dunia penyiaran Indonesia, sebagai satu-satunya layanan siaran TV satelit FTA (free to air) dengan frekuensi KU Band di Indonesia.

Ada puluhan channel yang bisa dinikmati secara gratis, mulai dari tayangan hiburan, keagamaan, pendidikan dan ilmu pengetahuan.

“Ninmedia menyiarkan tayangan yang berkualitas, baik dari segi mutu tontonan hingga teknis penyiaran yang jernih,” lanjut Rahadi Arsyad.

Masih menurut Rahadi, Ninmedia merupakan platform gratis pertama dan satu-satunya saat ini yang bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat Indonesia, terutama daerah pelosok dan perbatasan di luar pulau Jawa yang selama ini tak terjangkau channel TV.

Sejak kehadirannya 2016 lalu, Ninmedia hingga kini telah dinikmati 10 juta rumah tangga di seluruh Indonesia.

Melalui visi dan misinya akan terus mendukung upaya pemerintah dalam hal pemerataan informasi yang merupakan hak seluruh masyarakat Indonesia.

**Baca juga: Prabowo Dituding Malas Kampanye, Begini Kata Eggi Sudjana.

“Dengan menyiarkan tayangan yang berkualitas baik dari segi mutu tontonan hingga teknis penyiaran yang jernih,” pungkasnya. (fit)

Berita Terbaru