Musim Kemarau Sebabkan Kualitas Air Sungai Cisadane Menurun

Ilustrasi. (Dok K6)

Kabar6-Musim kemarau mengakibatkan debit air di Sungai Cisadane menyusut, dan terjadi perubahan pada kondisi air yang berubah menjadi berwarna keruh dan menimbulkan aroma tak sedap.

Kondisi seperti ini, berdampak kepada proses pengolahan air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta benteng Kota Tangerang, yang terpaksa harus menambah zat kimiawi guna memperbaiki kualitas air.

Selain kualitas air yang menurun, debit air yang masuk ke aliran intik-pun turut surut dari biasanya di ketinggian empat meter, kini hanya 3 setengah meter.**Baca juga: Selama Agustus, Satgas Taman Kota Tangerang Kenakan Kacu Merah Putih.

Humas PDAM Tirta benteng, Ichsan Sodikin mengatakan, pihak PDAM terpaksa menambah presentasi proses kimiawi dalam pengolahannya.

“Dari yang biasanya 10 persen kini mencapai 12 hingga 15 persen dalam pengolahan air baku, yakni air Sungai Cisadane menjadi air layak minum,” kata Ichsan.**Baca juga: Europixpro u-PVC, Kokoh dan Kuat Dalam Kondisi dan Cuaca Apapun.

Meski demikian, pihak PDAM Tirta Benteng memastikan distribusi air bersih ke pelanggan, terutama Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) masih dalam kualitas dan kuantitas baik, terlebih jelang gelaran Asian Games 2018. (rani)