oleh

Mobil Dinas Hilang, Dewan Tangsel Bilang Aneh

Kabar6-Hilangnya kendaraan dinas milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tapi pemakainya luput dari tuntutan ganti rugi, mengundang reaksi dari kalangan dewan.

Hasil inventarisir menunjukan, sejak kurun waktu 2010-2013 sebanyak 10 unit kendaraan hilang, termasuk sebuah mewah.

“Dari hasil sidang, kenapa bisa berbeda. Ini kan aneh,” kata Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan DPRD Kota Tangsel, Iwan Rahayu, Rabu (12/3/2014).

Iwan mengaku heran atas kebijakan itu. Menurutnya, jika ada penghapusan aset daerah, harus jelas runutannya. Maka itu, pihaknya bakal memanggil Bagian Aset untuk mempertanyakan hal tersebut.

“Kalau memang tiga aset kendaraan itu sebelumnya memang milik Kabupaten Tangerang dan tidak ada data penyerahan aset, itu baru bisa kami terima. Maka itu, kami akan memanggil Bagian Aset untuk mempertanyakannya,” ketusnya.

Sementara itu, Sekda Kota Tangsel, Dudung E Diredja belum dapat dikonfirmasi terkait kendaraan dinasnya yang hilang. Dudung tak menjawab saat dihubungi melalui telepon seluarnya. Begitu juga dengan pesan singkat yang dilayangkan, tak ada jawaban.

Seperti diketahui, berikut pemilik kendaraan dinas yang wajib mengganti rugi lantaran kendaraan tersebut hilang. 2 unit Honda Tiger milik Rajali dari Kantor Pemadam Kebakaran dengan ganti rugi yang ditetapkan MP-TPTGR sebesar Rp 22.796.000 yang dibayar cicil selama 24 bulan.

Suzuki ST 150 PU milik Kasubag RI Sekretariat Daerah Bachtiar Priyambodo hilang dirumah dengan nilai kerugian yang harus diganti sebesar Rp 83 juta yang masih dibayar nyicil.

Selain itu, ada 2 Honda Supra X 125 milik Kasubag Perencanaan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Irwen, senilai Rp 13 juta, sepeda motor yang digunakan Lurah Pondok Cabe Ujang Suhendar senilai Rp 13 juta. **Baca juga: Awas…! Tugu Adipura Rawan Kecelakaan.

Kendaraan roda dua Dinas Koperasi dan UKM jenis Honda Supra X 125 dengan ganti rugi sebesar Rp 12 juta yang sudah dibayar secara tunai.(yud)

Berita Terbaru