oleh

Minat Baca Masyarakat Pandeglang Cenderung Menurun

Kabar6-Minat baca masyarakat Pandeglang cenderung mengalami penurunan. Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumetasi Kabupaten Pandeglang mencatat, penurunan kunjungan masyarakat ke perpustakaan daerah yang signifikan sepanjang Januari-Oktober 2015, dibanding 2014 lalu.

 

Sepanjang 2014, angka kunjungan masyarakat ke perpusatakaan mencapai 20.000 pengunjung. Sementara, hingga awal November jumlah pengunjung baru mencapai 17.000 pengunjung.

 

“Penurunan ini diduga karena akses masyarakat untuk membaca lebih mudah. Karena seiring dengan perkembangan teknologi, masyarakat lebih memilih mencari dan membaca dengan menggunakan internet yang lebih cepat,” ungkap Kepala Seksi Pengelola Perpustakaan Kantor Perpustakaan, Arsip, Dan Dokumentasi Kabupaten Pandeglang, Siti Septiana Miratuningsih, Senin(09/11/2015)

 

Meski demikian, kata Siti, penurunan jumlah kunjungan juga bisa disebabkan kebutuhan sarana baca yang lebih mudah didapatkan, sehingga tidak lagi tertuju ke perpustakaan. Padahal, pihaknya menyiapkan lebih dari 30.000 eksemplar buku dengan 9.000 judul.

 

“Kalau minat baca masyarakat di pinggiran justru lebih tinggi. Karena dalam satu kali perpustakaan keliling ke daerah-daerah yang jauh dari perkotaan, jumlah pengunjungnya bisa mencapai 300 orang. Bahkan jika ditotal selama tahun 2015, grafiknya telah menyentuh di angka 11.344 pengunjung. Terpaut 1.462 orang dari jumlah pusling tahun lalu yang tercatat sebanyak 12.806 orang,” katanya.

 

Siti menambahkan, pihaknya masih mengalami kendala dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Karena sampai saat ini, Perpusatakaan daerah hanya memiliki satu unit kendaraan pusling (perpustakaan keliling-red), sehingga masih sulit menjangkau daerah-daerah yang jauh dari perkotaan. Terlebih, saat ini juga baru ada dua kecamatan yang memiliki perpustakaan, yakni di Kecamatan Munjul dan Sindangresmi. ** Baca juga: Razia Balap Liar, Polres Tangerang Amankan 37 Biker

 

“Namun dengan berbagai program yang telah disiapkan seperti publikasi dan sosialisasi minat baca, diharapkan dapat menarik minat baca masyarakat. Apalagi tahun depan, instansinya juga akan mendapat bantuan satu unit pusling, sehingga diharapkan dapat lebih memudahkan menjangkau masyarakat di pedesaan,” katanya.(mg/van)

Berita Terbaru