Meskipun Doyan, Ada Batasan Konsumsi Sushi dalam Seminggu

kabar6.com
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Sushi adalah makanan Jepang yang terdiri dari nasi, dibentuk bersama lauk (neta) berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. Nasi sushi mempunyai rasa masam yang lembut karena dibumbui campuran cuka beras, garam, dan gula.

Meskipun menjadi salah satu makanan paling sehat di dunia karena kandungan kalori yang cukup rendah yaiu menggunakan bahan-bahan makanan alami dan segar, ternyata ada batasan batasan dan porsi yang bisa dijadikan pedoman seberapa banyak sebaiknya Anda mengonsumsi sushi per minggu.

Ikan laut memang makanan sehat namun mengandung merkuri. Terlebih, seperti dilansir Vemale, jika itu adalah jenis ikan besar yang memakan ikan kecil, seperti tuna dan mackerel, umumnya memiliki kandungan merkuri yang lebih tinggi dibanding jenis ikan laut lainnya. Disebutkan, porsi makan sushi untuk orang dewasa dibatasi sebanyak 2-3 roll sushi (kurang lebih 10-15 buah) per minggu.

Claire Martin, Co-Founder Being Healthfull, mengatakan bahwa semakin tinggi tingkat ikan pada rantai makanan maka semakin tinggi kandungan merkurinya. Seperti diketahui, merkuri bersifat racun di dalam tubuh. Ketika terlalu banyak kadar merkuri, maka keracunan merkuri dapat menimbulkan sakit kepala, pusing, keterlambatan perkembangan, kerusakan otak, dan bahkan kegagalan organ. ** Baca juga: Mengapa Cuaca Panas Bikin Cepat Marah?

Konsumsi sushi juga perlu diawasi, atau lebih seringnya dilarang, untuk ibu hamil. Makanan mentah semacam sushi bukan hanya dikhawatirkan akan mengalami keracunan merkuri, namun juga risiko bakteri yang bisa menimbulkan penyakit serta membahayakan kesehatan, baik ibu hamil itu sendiri maupun bayi di dalam kandungan. ** Baca juga: Europixpro Door, Produk Anak Negeri Berkualitas Dunia

Jika ingin memesan sushi, lebih baik memesan jenis sushi dengan kandungan seafood yang rendah merkuri, seperti salmon, kepiting, udang, dan belut.(ilj/bbs)