oleh

Menpan Targetkan PPL dan THL Tingkatkan Tanam Padi

Kabar6-Guna meningkatkan produksi padi dan swasembada pangan di seluruh Indonesia, seluruh Penyuluh Pertanian Lapanghan (PPL) dan Tenaga Harian Lepas (THL) harus mampu menanam padi dengan target areal luas 9 hektare pada Oktober 2016.

Hal itu dikatakan oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman saat menggelar gerakan tanam serempak di Desa Rawakidang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Senin (7/12/2015).

Hadir dalam acara itu, Dandim 0506 Tangerang, Mayjen TNI Teddy Lhaksamana, Mewakili Gubernur Banten Rano Karno yakni, Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Ranta Suharta, mewakili Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar yakni, Asisten Daerah III Kabupaten Tangerang Didi Budiharta dan  beberapapa orang dari  jajaran Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang.

Dalam kesempata itu Amran mengatakan, pada  musim el-nino tahun 2015 ini,  pihaknya sudah mengeluarkan  seluruh jurus agar produksi tetap naik. Itu terbukti  dengan kondisi el-nino produksi padi di Indonesia yang hingga kini masih meningkat.

Adapun jurus yang kali ini dikeluarkan, kata dia, dengan pencapaian luas tanam yang lebih tinggi yaitu, 9 juta hektar.

Dan, nantinya para PPL dan THL yang bisa menjalankan meningkatkan produksi tersebut dengan baik, statusnya akan ditingkatkan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Ya bagi  mereka yang tak mampu meningkatkan poduksi tersbut, tentu resikonya tidak akan  menjadi PNS,” kata Amran.

Karenanya kata Amran dihadapan seluruh PPL dan THL se-Indonesia, bila ingin mendapatakan satus PNS, harus mampu meningkatkan produksi padi dan swasembada pangan.

Untuk mendukung hal tersebut, kata Amran, pihaknya juga memberikan bantuan berupa transplanter (alat tanam) sebanyak 75 unit, khusus wilayah Kabupaten Tangerang.

“Kami juga berikan bantuan kepada para petani di Kabupaten Tangerang berupa alat tanam atau transplanter. Dan, kami juga telah memberikan alat bantuan lainnya kepada seluruh petani di Indonesia berupa alat olah tanah (hand tractor), alat tanam (transplanter) dan alat panen (combine harvester),” kata dia.(shy)

Berita Terbaru