Mengenal Gangguan Tidur & Irama Sirkardian

Ilustrasi/bbs

Kabar6-Gangguan irama sirkardian merupakan gangguan pada jam tubuh yang mengatur siklus biologis selama 24 jam, yang juga terdapat pada binatang dan tanaman. Aktivitas gelombang otak, produksi hormon, regenerasi sel, dan berbagai aktivitas biologis lainnya berhubungan dengan irama sirkardian.

Pusat sirkardian pada manusia terletak pada nukleus suprakiasmatika, yang merupakan suatu kumpulan sel yang terletak di dalam hipotalamus. Irama sirkardian merupakan salah satu hal yang berperan penting dalam menentukan siklus tidur dan bangun seseorang. Dilansir Webmd, berikut adalah berbagai gangguan irama sirkardian:

1. Jet lag atau sindrom perubahan zona waktu
Penderita biasanya mengeluh sangat mengantuk dan berkurangnya kewaspadaan pada waktu siang hari. Hal ini biasanya terjadi pada orang yang bepergian ke tempat dengan zona waktu yang berbeda.

2. Gangguan tidur akibat pekerjaan
Gangguan ini biasanya terjadi pada orang dengan waktu kerja yang berubah setiap harinya atau yang bekerja pada malam hari.

3. Delayed Sleep Phase Syndrome (DSPS)
Gangguan ini merupakan gangguan pada waktu tidur. Penderita sindrom ini biasanya tidur sangat terlambat di malam hari dan sulit bangun di pagi harinya untuk bekerja, sekolah, atau berbagai kegiatan lainnya.

4. Advanced Sleep Phase Syndrome (ASPD)
Pada gangguan ini penderitanya tertidur pada waktu lebih awal pada malam harinya dan terbangun lebih pagi dari yang diharapkan di keesokan harinya. Gangguan ini menyebabkan timbulnya rasa mengantuk di sore hari (pukul 18.00-21.00) dan terbangun lebih pagi dari yang diinginkan (pukul 01.00-05.00).

5. Non 24 Hour Sleep Wake Disorder
Pada gangguan ini, penderitanya memiliki pola tidur yang normal, akan tetapi penderita seperti memiliki waktu 25 jam setiap harinya. Setiap harinya, penderita akan mengalami insomnia yang terjadi pada waktu yang berbeda setiap harinya. Penderita biasanya memiliki waktu tidur dan bangun yang berbeda setiap harinya.

Pengobatannya tergantung pada jenis gangguan yang terjadi. Tujuan pengobatannya adalah untuk memperbaiki siklus tidur sesuai dengan kebutuhan hidup. Pengobatan biasanya merupakan suatu kombinasai dari waktu tidur yang benar dan stimulus dari luar, seperti terapi sinar atau kronoterapi, yaitu suatu terapi perilaku di mana waktu tidur secara bertahap disesuaikan dengan waktu yang diinginkan. ** Baca juga: Begini Pengaruh Nutrisi Terhadap Kulit

Sedangkan terapi sinar bertujuan untuk mengembalikan irama sirkardian ke tempat yang seharusnya. Kombinasi terapi ini memiliki angka keberhasilan yang cukup tinggi dalam mengatasi berbagai gangguan tidur.(ilj/bbs)