oleh

Mengejutkan! Lebih dari 40 Ribu Warga Inggris Dapatkan Hasil Tes COVID-19 yang Keliru

Kabar6-Test and Trace Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), memperkirakan sekira 43 ribu orang kemungkinan telah diberikan hasil tes COVID-19 yang salah di Klinik Kesehatan Immensa di Wolverhampton. Sebagian besar mereka berada di Inggris Barat Daya, tetapi juga termasuk beberapa di sebelah Tenggara dan Wales.

Operasi di laboratorium telah dihentikan setelah penyelidikan mengungkapkan kesalahan. Melansir Standart, individu yang dites negatif melalui lab dalam satu atau dua minggu terakhir sekarang akan dihubungi oleh Test and Trace, serta disarankan untuk mengikuti tes lain. Hal sama berlaku untuk kontak yang dekat dengan individu bergejala COVID-19.

Penyelidikan tersebut diprakarsai oleh Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), setelah laporan pekan lalu menunjukkan semakin banyak orang di laboratorium yang melakukan tes negatif pada tes PCR, setelah sebelumnya menerima hasil aliran lateral yang positif. ** Baca juga: Banyak Penampakan Menjadikan Desa Pluckley Disebut Sebagai Tempat Paling Angker di Inggris

Meski demikian, Badan Keamanan Kesehatan Inggris bersikeras tidak ada masalah teknis dengan aliran lateral atau tes PCR. Guna meredakan kekhawatiran, dikatakan laboratorium lain bekerja normal. Perkembangan itu digambarkan sebagai insiden terisolasi yang dikaitkan dengan satu laboratorium.

“Kami baru-baru ini melihat peningkatan jumlah hasil LFD positif yang kemudian dites negatif pada PCR. Jika Anda mendapatkan tes LFD positif, penting untuk memastikan bahwa Anda kemudian mendapatkan tes PCR lanjutan untuk mengonfirmasi bahwa Anda memiliki COVID-19. Jika Anda memiliki gejala COVID-19, isolasi diri dan lakukan tes PCR,” ujar Dr Will Welfare, direktur insiden kesehatan masyarakat di UKHSA.

Sekretaris Transportasi Grant Shapps mendesak kejujuran dari penumpang, sambil menggambarkan prosedur pengujian dan verifikasi sebagai langsung dan cukup cepat untuk dilakukan. Mereka yang datang dan belum menerima vaksin COVID-19, tetap diwajibkan mengikuti tes PCR pada hari kedua setelah masuk Inggris, dan karantina selama 10 hari di rumah.(ilj/bbs)

Berita Terbaru