Mengapa Bisa Alergi Terhadap Suhu Dingin?

Ilustrasi/bbs

Kabar6-Alergi dapat disebabkan oleh beberapa hal antara lain jenis makanan, bulu hewan, serangga, hingga obat-obatan. Namun tahukah Anda bahwa suhu dingin pun dapat memicu alergi?

Dalam istilah medis, alergi dingin disebut cold urticaria. Kondisi ini, dikutip dari Klikdokter, merupakan reaksi kulit terhadap dingin yang menyebabkan munculnya rasa gatal, bentol dan membuat kulit berwarna kemerahan.

Berenang dalam air dingin adalah penyebab paling umum yang menyebabkan seseorang terkena alergi dingin. Dilansir Mayoclinic, gejala alergi dingin dimulai setelah kulit terekspos penurunan suhu yang tiba-tiba, baik temperatur udara maupun air. Pada beberapa kasus, alergi dimulai saat kulit terpapar suhu di bawah 4 derajat Celcius. Meski demikian, ada juga beberapa orang yang mengalami reaksi pada suhu yang cenderung hangat.

Kondisi lembap dan berangin membuat alergi dingin lebih mungkin terjadi. Pada dasarnya, hawa dingin dapat memicu pelepasan histamin dan bahan kimia lainnya ke dalam aliran darah. Efeknya bisa menyebabkan kemerahan dan gatal di seluruh tubuh.

Alergi memang tidak dapat sembuh sepenuhnya, namun yang bisa dilakukan adalah menghindari atau mengurangi paparan alergen, guna mengurangi serangan gejala reaksi alergi.

Bagi sebagian orang, alergi dingin dapat hilang sendirinya dalam hitungan minggu atau bulan. Namun bagi sebagian orang lain, reaksinya dapat berlangsung lebih lama.

Hingga kini belum ada yang tahu penyebab seseorang menderita alergi dingin. Beberapa orang tampaknya memang memiliki sel kulit sensitif yang dipengaruhi oleh faktor keturunan, virus atau akibat menderita penyakit tertentu. ** Baca juga: Membakar Sampah Ternyata Tidak Baik Untuk Kesehatan

Satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan adalah mengindari kontak alergen. Jika memang Anda alergi dingin, pakailah jaket atau pakaian tebal dan panjang. Usahakan juga untuk tidak berada di ruangan atau tempat bersuhu rendah dalam waktu lama.(ilj/bbs)