oleh

Memalukan, Pria Tiongkok yang Mengaku Sebagai Influencer Coba Bayar di Restoran dengan Follower yang Hanya Berjumlah 217

Kabar6-Modal dengkul seperti julukan yang pas diberikan oleh seorang pria di Tiongkok yang tak disebutkan namanya ini. Bagaimana tidak, pria yang mengaku sebagai influencer ini berusaha membayar tagihan restoran dengan followers yang hanya berjumlah 217 orang.

Influencer adalah seseorang yang bisa memberikan pengaruh di masyarakat. Mereka bisa merupakan selebritis, blogger, Youtuber, ataupun seorang public figure yang dianggap penting di komunitas tertentu. Umumnya, seorang influencer memiliki jutaan pengikut (followers) di media sosial (medsos). Namun, tidak selalu demikian. Seseorang dengan follower ribuan juga bisa disebut influencer jika punya pengaruh besar kepada audience.

Kisah berawal ketika pria asal Baoan, Shenzhen, ini pergi makan bersama dua wanita. Melansir worldofbuzz, ketiganya memesan banyak menu dan memakannya sedikit-sedikit. Tak lama berselang, si pria itu menuju ke kasir. Bukannya mengeluarkan uang untuk membayar tagihan makanan, pria itu mengaku ke petugas kasir bahwa dia adalah influencer, dan mengatakan dirinya merupakan ‘bintang’ di medsos.

Tak lama, ia mengeluarkan ponsel dan menunjukkan jumlah followers ke petugas restoran. Keruan saja, petugas kasir menolak mentah-mentah penawaran tersebut. Namun si influencer tidak patah semangat dan kembali merayu.

Pria itu lantas menawarkan syuting untuk keperluan promosi restoran tersebut. Karena terus didesak, si petugas meminta bantuan ke manajernya, yang ternyata juga menolak tawaran itu.

Hingga akhirnya, si influencer itu pun meminta kepada petugas kasir untuk menurunkan harganya. “Kami memperlakukan semua pelanggan di sini setara,” jawab petugas kasir. ** Baca juga: Mencekam! Liburan Bareng Kekasih, Nasib Gadis Italia Ini Berakhir Tragis Diterkam Kawanan Anjing

Tak disangka, si influencer segera mengemasi barang-barangnya dan sempat kabur. Beruntung, staf restoran sigap melacak dan menangkap pria tadi, yang lantas dipaksa untuk membayar sesuai tagihan yang tertera.

Tidak tahu malu.(ilj/bbs)

Berita Terbaru