oleh

Media Promosi “Liar” Bertebaran di‎ Tangsel

Spanduk diduga liar di Jalan Surya Kencana, Pamulang.(yud)

Kabar6-Berbagai sudut ruas jalan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kini dipenuhi oleh media promosi. Diduga kuat, pemiliknya tidak memiliki izin resmi dari instansi berwenang pada pemerintah daerah setempat.

Pantauan kabar6.com di lapangan, beragam jenis media promosi dipasang serampangan oleh pemiliknya. Mulai dari model spanduk, banner, poster dan lain sebagainya, tampak merebak mengjiasi ruas jalan nasional, jalan kota hingga pemukiman warga.

“Jadi banyak bermunculan lagi nih spanduk-spanduk‎. Kebanyakan memang enggak punya izin pemasangan,” kata Syarifudin, personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Pamulang, Kamis (5/5/2016).

Ia jelaskan, pihaknya sudah sering melakukan penertiban terhadap alat media promosi luar ruang yang liar. Meski begitu, keesokan malam harinya pemilik spanduk-spanduk seringkali kembali memasang.

Syarif tegaskan, sangat mudah mengenali alat media promosi ‎yang mengantongi izin ataupun tidak. Setiap lembar atau helai spanduk resmi pastinya ada tanda stempel serta masa berlaku pemasangan yang diterbitkan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berwenang.

“Tapi sering juga pas kita copoti besoknya selalu ada oknum pegawai yang datang ke kantor ingin ngambil barang‎ spanduk-spanduk sitaan,” tegasnya.

Menurutnya, oknum pegawai dari SKPD tertentu itu diperkirakan sebagai orang suruhan‎ dari pihak ketiga. Pemilik media promosi terbukti‎ tidak patuh terhadap regulasi daerah lantaran ogah membayar pengenaan retribusi dari pemasangan spanduk-spanduk. **Baca juga: Pemkot Tangsel Tata Pasar Serpong Secara Bertahap.

“Pekan depan saya mau usulin ke atasan. Razia lagi aja, dan jangan dikasih toleransi biar tertib,” tegas Blek, sapaan akrab Syarifuddin. **Baca juga: Tol Tamer Padat, Polda Banten Imbau Pengendara Tidak Istirahat di Bahu Jalan.

Jumlah media promosi liar yang terpampang pada ruas jalan di tujuh wilayah kecamatan sedikitnya ada seribu helai atau lembar. Mayoritas untuk mempromosikan produk hunian rumah cluster yang dipasang oleh pihak pengembang perumahan.(yud)

Berita Terbaru