oleh

Masa Tenang Pemilu 2024, Benyamin Pimpin Penertiban APK di Tangsel

image_pdfimage_print

Kabar6-Hari ini bertepatan dengan masa tenang Pemilu serentak 2024. Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie memimpin langsung kegiatan apel penertiban alat peraga kampanye (APK) jelang pemungutan suara pada Rabu, 14 Februari besok.

“Membantu Bawaslu menertibkan atribut kampanye,” ungkap Benyamin di Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Setu, Minggu (11/2/2024).

Benyamin jelaskan, organisasi perangkat daerah gabungan di Kota Tangsel dikerahkan menertibkan APK dibantu perangkat wilayah kecamatan serta kelurahan masing-masing. Atribut kampanye yang sudah ditertibkan jangan langsung dimusnahkan .

Ia berpesan, sambil dihitung jumlahnza APK yang ditertibkan dan pusat titik kumpul di Pondok Aren agar disimpan dulu sampai selesai hari pemungutan suara. Selama proses penertiban hendaknya dibuatkan berita acara kegiatan penertiban.

“Kami minta bantuan kejaksaan negeri untuk memusnahkan alat peraga kampanye untuk memenuhi unsur-unsur hukumnya,” tegas Benyamin.

Menurutnya, dalam kurun waktu masa tenang yang singkat yaitu 11-13 Februari 2024, seluruh koridor jalan hingga pemukiman warga dapat bersih dari APK.

“Sampai pukul 00.00 WIB tadi malam kami sudah mengimbau kepada peserta pemilu untuk menertibkan APK sendiri,” terang Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Muhamad Acep di lokasi yang sama.

**Baca Juga: Informasi Lengkap Layanan Disdukcapil Tangsel saat Libur Panjang Jelang Pemilu

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Tangsel, M Taufik Mizan menjelaskan, penurunan APK telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Umum sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2023 Pasal 36 Ayat 7.

“Alat peraga kampanye pemilu wajib dibersihkan oleh peserta pemilu paling lambat satu hari sebelum hari pemungutan suara,” terangnya.

Tahapan Masa tenang tanggal 11- 13 Februari 2024 seluruh kegiatan yang diatur pada ketentuan Pasal 26 Ayat 1 Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum sebagaimana telah di ubah dengan Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2023 menyatakan bahwa kampanye pemilu dapat dilakukan melalui metode :

a. Pertemuan terbatas
b. Pertemuan Tatap Muka
c. Penyebaran bahan kampanye pemilu kepada umum
d. Pemasangan alat peraga kampanyepemilu di tempat umum,
e. Media Sosial
f. Iklan media massa cetak, media massa elektronik, dan media daring
g. Rapat umum
h. Debat pasangan calon tentang materi kampanye pemilu pasangan calon
i. Kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye pemiludan ketentuan peraturan perundang undangan.

Aktivitas di atas tidak boleh di laksanakan dalam masa tenang. Selain itu media massa, media daring, media sosial dan lembaga penyiaran dilarang menyiarkan berita, iklan, rekam jejak peserta pemilu atau bentuk lainnya yang mengarah pada kepentingan kampanye pemilu yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu.

“Jika peserta pemilu tidak melakukan penurunan APK , maka Bawaslu Kota Tangerang Selatan silakan bertindak sesuai kewenangannya bersama dengan pemda,” ujar Taufik.(ADV)

Print Friendly, PDF & Email