Mana yang Bikin Tubuh Cepat Gemuk, Nasi Atau Mi Instan?

kabar6.com
Ilustrasi/Grid

Kabar6-Harus diakui, nasi dan mi instan menjadi pilihan utama di saat Anda kelaparan. Ya, kedua jenis makanan itu berasal dari biji-bijian olahan, dan sama-sama berfungsi sebagai sumber karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi utama.

Tubuh akan memecah karbohidrat menjadi gula, selanjutnya digunakan sebagai energi dalam tubuh. Tanpa karbohidrat, seperti dilansir hellosehat, tubuh akan menjadi lemas dan kekurangan energi utamanya. Meskipun demikian, sebaiknya Anda hanya memilih salah satu saja saja dalam sekali waktu konsumsi. Artinya, jangan mengonsumsi keduanya secara bersamaan, karena akan menyebabkan berbagai penyakit seperti diabetes dan jantung.

Berat mi instan bervariasi, namun rata-rata adalah 85 gram dalam satu bungkus. Karena itulah jumlah kalori dalam sebungkus mi instan pun berbeda, rata-rata dalam sebungkus mi instan mengandung 350-500 kalori.

Jika dilihat berdasarkan ukuran rata-rata, mi instan dengan berat 85 gram mengandung 460 kalori, 18,8 gram lemak, 9 gram protein, dan 66 gram karbohidrat. Nah, jika Anda mengonsumsi satu centong penuh nasi putih, atau sekira 100 gram, kandungannya adalah 175 kalori, 0,2 gram lemak, 4 gram protein, 40 gram karbohidrat

Apabila keduanya diolah tanpa menggunakan tambahan zat ataupun bahan masakan lain, makan nasi akan memenangkan kompetisi tersebut. Mi instan menjadi makanan yang lebih ‘berat’ dibandingkan dengan nasi.

Dengan porsi yang sama, sebungkus mi instan menyumbang lebih banyak jumlah kalori, lemak, dan karbohidrat untuk tubuh dibandingkan dengan nasi. Salah satu faktor yang membuat berat badan meningkat adalah konsumsi makanan dengan kadar kalori tinggi, khususnya lemak dan gula.

Mi instan dapat menumpuk kalori, lemak, dan gula yang lebih banyak dalam satu kali konsumsi, sehingga dapat meningkatkan berat badan seseorang lebih mudah, terutama kita sering mengonsumsi mi instan tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik yang seimbang.

Sebenarnya mengonsumsi nasi dan mi instan tidak dilarang, namun seberapa banyak jumlah yang dikonsumsi itu perlu diperhatikan lebih cermat. Meskipun nasi menyumbang kalori, lemak, dan gula yang lebih kecil dibandingkan dengan mi instan, jika dikonsumsi dalam porsi berlebihan ditambah lauk pauk berisi aneka gorengan, nasi juga dapat dengan cepat membuat Anda gemuk. Karena itu, menu makanan Anda memang harus ditakar dan dirancang secara keseluruhan agar nutrisinya seimbang.

Disarankan untuk menghindari konsumsi mi instan setiap hari karena dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Sebungkus mi instan bisa mengandung 900-1.700 mg natrium. Padahal batas asupan natrium per hari orang dewasa adalah 1.500 mg. ** Baca juga: Terlalu Lama Duduk di Kloset Tidak Baik untuk Kesehatan

Jika tidak ingin cepat gemuk dan tubuh tetap sehat, tambahkan sumber karbohidrat lain dalam menu makanan yang kaya akan serat seperti sayur dan buah-buahan.(ilj/bbs)