oleh

Mahasiswa Soroti Finny Terpilih Jadi Dirut, Nilai Terendah Kok Bisa

Kabar6-Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Tangerang menyoroti atas terpilihnya Finny Widiyanti sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut lantaran terpilihnya, Finny Widiyanti diduga terdapat kejanggalan karena dalam pemilihan Finny mendapatkan nilai terendah dibandingkan kandidat yang lainnya.

Sekretaris Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Tangerang, Suhendar mengatakan, bahwa adanya indikasi yang tidak sesuai dengan prosedural, karena terpilihnya Dirut Pasar Kabupaten Tangerang tidak sesuai dengan penilaian yang adil.

“Ada tiga kandidat dan yang mendapatkan nilai terendah adalah saudari Finny, akan tetapi beliau lah yang menang, sungguh sangat aneh dalam pemilihannya, artinya ada kecurangan didalamnya khususnya tim seleksi yang menyeleksi para kandidat,” ujar Suhendar dalam keterangan, Minggu (17/4/2022).

Selain diduga adanya kecurangan didalam prosedural, bahwa Finny juga diduga kerabat dekat Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Sehingga pemilihan tersebut sudah disetting terlebih dahulu bahkan akan munculnya pandangan masyarakat bahwa hal tersebut adalah Nepotisme.

“Terlalu banyak kecacatan dalam pemilihan Dirut PD Pasar Kabupaten Tangerang, sehingga membuat masyarakat pastinya berpikir negatif terhadap Dirut baru ini, dan meminta Bupati untuk segera mengevaluasi dan adanya pemilihan ulang yang adil dan bijaksana,” katanya.

“Selain itu juga cacatnya tim penyeleksi yang tidak independen dan berpihak kepada salah satu kandidat yang seharusnya diberikan sanksi yang sesuai dengan semestinya, dan kedepannya harus bisa memilih tim penyeleksi yang adil serta bijaksana,” sambungnya.

**Baca juga: Penetapan Finny Widiyanti Sebagai Dirut Perumda Pasar NKR Disoal

Pemilihan Dirut PD Pasar Kabupaten Tangerang saat ini harus menjadi bahan evaluasi khususnya untuk Kabupaten Tangerang, agar dalam pemilihan tidak adanya kecacatan sehingga nantinya masyarakat tidak berpikir negatif terhadap pemerintah.

“Jangan sampai terpilihnya Dirut PD Pasar Kabupaten Tangerang menjadi sorotan masyarakat lagi seperti Dirut sebelumnya yang sempat tenar karena videonya, seharusnya pemerintah Kabupaten Tangerang bisa belajar dari kejadian-kejadian sebelumnya,” tandasnya. (Oke)