oleh

Lurah Jurang Mangu Panggil Ibu yang Ngancam “Topless”

image_pdfimage_print

Ibu Ida Farida bersama Lurah Jurang Mangu.(foto:yud)

Kabar6-Aksi ancaman yang sempat dilontarkan Ida Farida (43) ingin bertelanjang bulat‎ bikin aparatur daerah tempat tinggalnya gerah. Ancaman itu dilontarkan perempuan warga RT 05 RW 02, Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) itu, lantaran anaknya terancam tak bisa masuk SMP Negeri 12.

Lurah Jurang Mangu Barat, Ma’mun, akhirnya memanggil Ida dan pihak sekolah untuk bermusyawarah. Ia merasa kaget bercampur malu lantaran ada warganya yang berbuat nekat dengan mengancam akan melakukan topless alias bugil dihadapan aparatur wilayah‎ serta tokoh masyarakat sekitar.** baca juga:Kisruh PPDB, Ibu di Pondok Aren Ancam ‘Topless’

‎”Terus terang secara moral menjadi beban. Hal ini bisa dijadikan pembelajaran bagi semua pihak, sebagai bentuk kekecewaan. Mudah-mudahan tidak tersebar kemana-mana,” ‎kata Ma’mun di kantornya, Kamis (13/7/2017) sore.

Ma’mun berjanji akan menyampaikan aspirasi warganya dengan koordinasi dengan pimpinan daerah. Ia mengaku hal ini imbas dari kebijakan pemerintah pusat.

“Sehingga banyak masyarakat yang merasa kecewa dengan harapan mencari solusi terbaik,” ujar Ma’mun.** baca juga: Walkot Diminta Mundur Karena PPDB?.

Dalam pertemuan itu juga, secara pribadi Ida menyampaikan permohonan maaf, “Secara pribadi mohon maaf atas kejadian itu dan saya minta maaf dengan tulus dari hati saya kepada masyarakat Tangsel,” kata Ida.**Baca juga: PPDB di Tangsel Dinilai Paling Kondusif.

Ida masih berharap, anaknya dan anak anak yang dekat dengan sekolah bisa belajar di SMP negeri 12. “Kami berharap pemerintah, khusus Ibu Airin selaku walikota memberikan kebijakan, “pungkasnya.(yud)

Print Friendly, PDF & Email