oleh

Lapangan Upacara Pamulang Punya Warga Tangsel

Kabar6-Terakhir hari masa kampanye, penyelenggaraan acara “Dzikir dan Doa Bersama” yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menuai polemik.

Kegiatan ritual yang turut menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat itu tidak dihadiri pasangan calon rival petahana.

“Tentang tempat pelaksanaan, kami menghormati apabila tim paslon Nomor 1 dan 2 kurang berkenan,” kata Ketua KPU Kota Tangsel, Muhamad Subhan saat dihubungi kabar6.com, Minggu (6/12/2015).

Subhan mengaku, dipilihnya lokasi Lapangan Upacara Kecamatan Pamulang di Jalan Raya Siliwangi tak menyalahi aturan. Siapapun bagi warga Kota Tangsel yang ingin menggunakan fasilitas lapangan diperbolehkan, dan sudah banyak kegiatan berlangsung.

“Terhadap tempat pelaksanaan doa bersama di halaman Kantor Walikota, akan tetapi tempat tersebut sebenarnya milik masyarakat Kota Tangsel,” ujarnya.

“Terkait undangan, informasi dari staf KPU bahwa undangan sudah disampaikan ke LO/Kantor Tim Pemenangan masing-masing tim pasangan calon,” tambah Subhan.

Sebelumnya, pantauan di lokasi peserta kegiatan ritual dzikir dan doa bersama hanya dari kalangan aparatur daerah, tokoh agama dan masyarakat, jamaah majelis taklim dan Dewan Kemakmuran Masjid di Kota Tangsel.

Sementara pasangan calon nomor urut 1 Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra dan Arsid-Elvier Arridiannie Soedarto Poetri selaku empunya angka 2 tidak menampakan batang hidungnya.

Hanya pasangan calon nomor urut 3 Airin Rachmi Diany-Benyamin saja yang muncul. Itupun keduanya datang terlambat dan tak saling bersamaan. Calon wakil walikota petahana Benyamin hadir terlebih dulu diparuh waktu acara.

Sementara rekan duet lawasnya Airin datang pas sesi akhir acara pembagian hadiah bagi para pemenang lomba yang digelar KPU Kota Tangsel. Misalnya, seperti lomba Mars Lagu Pilwalkot 2015.

Wahyu mengatakan, kegiatan dzikir dan doa bersama jelang penyoblosan telah menjadi agenda tahapan pesta demokrasi lima tahunan skala lokal.

 

Disusunnya pun telah lama, dan semua kandidat pasangan calon beserta masing-masing tim pemenangan telah mengetahui adanya kegiatan ini.

“Kalau (pasangan calon) enggak datang ya salah sendiri.? Wong mau didoain jugaan,” kata Wahyu.(yud)

Berita Terbaru