Lansia yang Tinggal di Pedesaan Tidak Cepat Pikun

kabar6.com
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Banyak pasangan yang menghabiskan masa tuanya dengan tinggal di desa asal mereka. Ternyata tidak hanya karena suasananya yang tenang, penelitian terbaru menunjukkan bahwa tinggal di pedesaan dapat menghambat kepikunan pada lanjut usia (lansia).

Penelitian yang dilakukan Carmen de Keijzer ini, seperti dilansir Sindonews, dilakukan di Inggris dengan melibatkan 6.500 responden berusia 45-68 tahun yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kognitif mereka.

Peneliti meminta setiap responden menyelesaikan tes kognitif tiga tahap yaitu mengukur memori jangka pendek, verbal dan keterampilan matematika mereka.

Hasilnya, responden yang tinggal di lingkungan lebih banyak tumbuh-tumbuhan mengalami penurunan kognitif lebih sedikit dibandingkan mereka yang tinggal di lingkungan gersang.

Temuan tersebut menandakan bahwa tempat tinggal menentukan seberapa baik tingkat kognitif seseorang. Namun, pada penelitian ini Keijzer tidak menganalisis apakah jumlah kunjungan ke ruang hijau juga berperan dalam meningkatkan fungsi kognitif.

“Secara umum kami bisa menyimpulkan bahwa ruang hijau bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental,” kata Keijzer.

Ditambahkan Keijzer, responden yang menghabiskan masa tuanya di perkotaan lebih sering mengalami stres dan paparan polusi di mana hal ini dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif. Sementara mereka yang tinggal di pedesaan dengan dikelilingi pepohonan dan perkebunan memiliki daya ingat yang lebih baik saat lansia.

Keizer menilai, perbedaan ini disebabkan karena suasana yang sejuk dan bebas polusi sehingga membuat mereka yang tinggal di pedesaan lebih rendah risikonya terpapar stres. ** Baca juga: Kenali Berbagai Tipe Nyeri Kepala

“Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk memastikan secara definitif bahwa ruang hijau menyebabkan perlambatan penurunan kognitif,” katanya. (ilj/bbs)