oleh

Lakukan Olahraga Secara Berlebihan Justru Bisa Timbulkan Sejumlah Gangguan Kesehatan

Kabar6-Pola hidup yang seimbang menjadi salah satu hal penting agar kesehatan tetap terjaga. Sama halnya, olahraga secara berlebihan dapat berdampak negatif pada tubuh Anda.

Sindrom olahraga berlebihan, melansir Livestrong, merupakan suatu kondisi yang sering terjadi pada para atlet dan orang yang gemar berolahraga, sehingga dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, baik fisik maupun psikologis. Berikut penjelasannnya:

1. Gejala fisik
Olahraga berlebihan dapat menyebabkan terjadinya peningkatan denyut jantung saat beristirahat. Bila peningkatan denyut jantung saat beristirahat ini melebihi lima denyutan setiap menitnya, maka Anda mungkin sedang mengalami sindrom olahraga berlebihan.

Anda juga mungkin akan mengalami penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas dan penurunan nafsu makan. Anda mungkin juga akan merasa sangat haus, terutama di malam hari, yang mungkin menandakan adanya dehidrasi. Berkurangnya jumlah keringat juga dapat menjadi salah satu cara tubuh untuk mengurangi pengeluaran cairan.

2. Gejala psikologis
Jika Anda tidak lagi merasakan kesenangan yang sama saat berolahraga atau jika merasa tidak siap untuk berolahraga atau berkompetisi, maka anda mungkin sedang mengalami dampak psikologis dari sindrom olahraga berlebihan.

Selain itu, Anda mungkin juga mengalami gangguan tidur, merasa mengantuk di siang hari, dan tidak dapat beristirahat di malam hari. Anda juga dapat merasa sangat lelah, apatis (acuh tak acuh), mudah marah, dan tersinggung.

Beberapa perubahan emosional yang diakibatkan oleh olahraga berlebihan adalah rasa depresi, mudah marah, dan kesulitan berkonsentrasi. ** Baca juga: 5 Kriteria Olahraga yang Baik untuk Tingkatkan Sistem Imunitas Tubuh

3. Gejala lainnya
Selain berbagai gejala di atas, Anda mungkin juga akan mengalami berbagai hal lainnya yaitu penurunan kemampuan berolahraga akibat berolahraga secara berlebihan. Bersamaan dengan itu, kadar hormon stres yaitu kortisol cenderung meningkat, dan bahkan dapat terjadi penurunan kadar hormon testosteron.

Sistem kekebalan tubuh pun dapat menurun yang mengakibatkan Anda mudah sakit atau sering sakit. Pengobatan baik untuk gejala fisik maupun psikologis memerlukan bantuan tenaga medis professional.

Anda mungkin harus membatasi waktu olahraga atau bahkan berhenti berolahraga sama sekali selama beberapa waktu. Langkah pengobatan terpenting adalah dengan mengenali dan menyadari bahwa Anda sedang mengalami sindrom olahraga berlebihan.

Cara terbaik untuk mencegah terjadinya sindrom olahraga berlebihan adalah dengan mengikuti jadwal olahraga yang berfungsi untuk melatih berbagai otot tubuh, termasuk adanya saat istirahat.(ilj/bbs)

Berita Terbaru