oleh

Lakukan Hal Ini, BKD Pandeglang Tegaskan PNS Siap-siap Dipecat

Kabar6- Kepegawaian dan Diklat Pandeglang Ali Fahmi Sumanta memberikan peringatan keras ke Pegawai Negeri Sipil yang sering bolos kerja atau tidak masuk kerja siap-siap akan dipecat.

“Bagi PNS mohon dicamkan untuk disiplin menaati jam kerja, karena sekarang PNS bisa saja dipecat/diberhentikan jika melanggar beberapa poin disiplin dalam aturan ini, masuknya kategori Hukuman Disiplin Berat,” kata Fahmi, Rabu (17/11/2021).

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 Tentang Penilaian Kinerja PNS.

Fahmi membeberkan, beberapa indikator yang menyebabkan PNS dipecat karena sering tidak masuk kerja atau bolos.

“jika tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif selama 28 (dua puluh delapan) hari kerja atau lebih dalam l (satu) tahun, atau tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah secara terus menerus selama 10 (sepuluh) hari kerja, itu bisa diberhentikan”, tegasnya.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Pandeglang Taufik Hidayat saat membuka acara tersebut berpesan agar Setiap peraturan yang dibuat perlu disosialisasikan dan ditegakkan, sehingga penerapannya dapat dilaksanakan dengan baik.

“Bagaimana kita akan menegakkan aturan, kalo kita sendiri tidak tau dan tidak pernah mendengar atau membaca aturan tersebut. Maka dari itu sosialisasi sangat penting, agar setiap orang terutama pegawai dapat menegakkan aturan itu”, ungkapnya.

**Baca juga: Tim RPIK Balitbang Kementan RI akan Kembangkan Talas Beneng

Masih kata taufik, apalagi sosialisasi peraturan ini menyangkut dengan Disiplin dan Kinerja PNS, yang harus benar-benar disosialisasikan dan di tegakkan karena akan berimbas kepada pelayanan publik.

“Sebagai seorang abdi negara harus memahami dan dapat melaksanakan setiap peraturan perundangan yang berlaku, terutama yang menyangkut disiplin PNS itu sendiri. Semakin disiplin seorang pegawai maka akan semakin baik pula pelayanan kita sebagai abdi negara”, tutupnya.(aep)