oleh

Kurangi Pujian Fisik untuk Anak

Kabar6-Seringkali para orangtua, terutama seorang ibu, secara refleks memuji anaknya dengan kata-kata, “Duh, cantiknya anakku” atau “Anak mama ganteng sekali”. Namun tahukah Anda, tanpa disadari sebenarnya kalimat pujian ini memiliki efek yang tidak baik bagi pertumbuhan anak?

Lantas, bagaimana cara memuji anak yang baik dan benar? Menurut seorang pengarang buku In Different Voice tentang studi gender bernama Carol Gilligan, melansir She, orangtua atau orang dewasa perlu lebih menekankan pada karakter internal anak (penyayang, rajin, penuh rasa ingin tahu, empati, dan lain-lain) serta mengurangi pujian fisik semata.

Ketimbang mengatakan, “Kamu cantik sekali” lebih baik katakan, “Wah kamu pintar padu padan baju yah!”.

Alasannya, karena setelah dewasa nantinya anak akan menganggap bahwa kecantikan fisik adalah segalanya, sehingga ia akan menilai seseorang dari kecantikan fisiknya saja.

Padahal, untuk menilai seseorang bukan semata dari fisiknya, tetapi juga atas kemampuan pribadi mereka secara keseluruhan. ** Baca juga: Meskipun Penting, 4 Kegiatan Ini Sering Terlupakan Setelah Bangun Tidur

Inilah pentingnya, mengapa orangtua harus mengganti kalimat pujian yang menonjolkan fisik menjadi pujian yang bersifat kepribadian dan karakter anak, seperti ‘saleh’ atau ‘salehah’.

Agar saat dewasa nanti, anak merasa bahwa kecantikan atau ketampanan itu terpancar dari dalam, meski tubuhnya tidak sempurna.(ilj/bbs)

Berita Terbaru