oleh

Kulit Sangat Rapuh, Yuhas Harus Diperlakukan Bak Kristal

Yuhas harus selalu memakai perban.(metro.co.uk)
Yuhas selalu memakai perban.(metro.co.uk)

Kabar6-Saat remaja seusianya berkumpul atau kongkow di tempat-tempat gaul anak muda, Madisyn Yuhas (18) terpaksa harus memendam keinginan itu. Bukannya tanpa sebab, gadis yang berasal dari Pennsylvania, Amerika Serikat, ini menderita penyakit yang sangat langka.

Yuhas bersama ibundanya.(metro.co.uk)
Yuhas bersama ibundanya.(metro.co.uk)

Yuhas memiliki penyakit genetik langka disebut Resesif Dystophic Epidermolisis Bulosa. Dilansir metro.co.uk, kondisi ini membuat kulitnya sangat rapuh. Hanya karena gesekan ringan akan membuat kulit Yuhas robek, bakan bisa mencapai otot.

Kondisi itu juga yang membuat Yunas harus menggunakan perban dari leher hingga ujung kaki, agar tidak mudah terluka akibat sentuhan atau gesekan saat beraktivitas sehari-hari.

Menurut Mary, ibunda Yuhas, belum ada obat yang bisa membantu mengatasi kelainan yang diderita anaknya. Hal yang menyedihkan, tubuh Yuhas semakin kurus lantaran hanya mampu makan dari tabung kecil yang langsung disambungkan ke perut. Rupanya, mulut Yuhas akan mengalami luka parah jika dipaksa untuk makan.

Selain harus selalu memakai perban, Yuhas juga beraktivitas dari atas kursi roda, rajin mengoleskan lotion khusus, dan mengonsumsi obat-obatan agar dapat bertahan hidup. ** Baca juga: So Sweet, Sdoia Nikahi Pria yang Selamatkan Dirinya dari Ledakan Bom

Kondisi Yuhas membuat kita semakin bersyukur kepada Yang Kuasa dan menerima diri sendiri dengan apa adanya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru