oleh

Kulik Fakta Tentang The Village Naturiste, Kampung ‘Telanjang’ di Prancis

Plang Nama The Village Naturiste.(bbs)
Plang Nama The Village Naturiste.(bbs)

Kabar6-Ada satu perkampungan di Prancis yang ‘bebas berbusana’ alias khusus untuk Anda yang gemar bugil. Kampung untuk kaum nudis atau naturis yang dikenal dengan nama ‘The Village Naturiste’ ini ternyata sudah ada sejak lama.

Jika Anda penasaran, berikut adalah beberapa fakta mengenai The Village Naturiste, dikutip dari Segiempat:
1. Sudah ada sejak 1960-an
Aliran naturisme sudah ada sejak beberapa abad yang lalu, yang dimulai di Amerika Serikat. Ada empat pantai tanpa busana yang khusus disediakan bagi para kaum nudism, termasuk salah satunya adalah kampung tanpa busana The Village Naturiste ini.

Perkampungan ini juga sudah ada sejak 1960-an, tapi dunia perkampungan ini disediakan hanya untuk para kaum nudism. Kini kampung yang ada kota Cap dAdge bagian selatan Prancis ini sudah dibuka untuk umum.

2. Harus telanjang
Naturisme ataupun nudism merupakan sebuah kultur budaya yang menganjurkan, mempraktikkan dan mempertahankan lingkaran sosial dalam keadaan telanjang. Karena itu faktanya di kampung ini pun punya aturan khusus bagi setiap pengunjung yaitu harus telanjang.

Setiap orang yang datang ke kampung ini harus telanjang saat melakukan aktivitasnya, begitu pula para pekerja di kampung ini. Tapi peraturan ini hanya berlaku di siang hari. Karena alasan suhu yang dingin, aturan tanpa busana ini dihilangkan jika sudah malam hari.

3. Tidak boleh tinggal di dalam kamar
Peraturan yang ketat tidak hanya mengharuskan Anda untuk tanpa busana saat ke perkampungan ini, tapi juga dituntut untuk tidak hanya berdiam diri di dalam kamar saat berada di kampung ini. Jika dilanggar, Anda akan didenda dengan biaya selangit, dan diamankan oleh petugas keamanan setempat.

4. Dilarang mengambil foto atau vdeo
Di sana ada larang keras bagi pengunjung utnuk mengambil foto ataupun merekam aktivitas orang lain ke dalam video. Jika dilanggar, Anda harus merasakan dinginnya sel penjara. Satu hal lagi, konon para turis dibebaskan untuk melakukan seks bebas pada gelaran-gelaran tertentu. ** Baca juga: Asyiknya Tidur Mengapung di Hotel Mizukami

Setiap tahunnya kampung ini dikunjungi hampir 50 ribu turis. Penasaran ingin berkunjung ke sana? (ilj/bbs)

Berita Terbaru