oleh

KPU Sosialiasikan Pemilu di LP

Kabar6–Jelang Pemilu Calon Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Tangerang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat terus mengiptimalkan sosialisasi ke berbagai pihak.

Salah satunya, kepada pemilih di tiga lembaga pemasyarakatan (LP) yang ada di daerah tersebut.

“Setelah menggelar sosialisasi di LP Wanita, Rabu (2/4) kemarin, hari ini Kamis (3/4), kami kembali menggelar sosialisasi ke LP Pemuda. Kami melihat antusiasme pemilih di LP sangat tinggi,” kata Banani Bahrul, Kepala Divisi Teknik Kepemiluan dan Hubungan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Tangerang.

Rencananya, KPU Kota Tangerang akan menggelar sosialisasi di tiga LP yang ada di wilayah Kota Tangerang.

“Jumat (4/4) dan Sabtu (5/4), kami akan menggelar sosialisasi yang sama di LP Pria Dewasa, namun tidak di LP Anak laki-laki. Sosialisasi ini kami gelar karena di empat LP tersebut ada 11 TPS (Tempat Pemungutan Suara), dan 3.777 pemilih,” jelasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, KPU Kota Tangerang menjelaskan bagaimana tata cara memilih yang benar dan salah pada kolom surat suara. Selain itu, KPU juga menyebarkan alat peraga sosialisasi yang dibutuhkan di dalam LP.

“Hingga H-1 kami akan terus optimalkan sosialisasi Pemilu ini kepada masyarakat luas,” imbuhnya.

Kata Banani, antusiasme dari penghuni LP juga nampak dari interaksi yang terjadi warga binaan dan juga komisioner KPU Kota Tangerang.

“Banyak pertanyaan dari para warga binaan yang cukup positif. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang senang akan adanya fasilitas TPS yang diberikan KPU di dalam LP sehingga warga binaan ini bisa menyalurkan haknya,” singkatnya.

Abu Hasirin, salah satu warga binaan LP Pemuda menyatakan rasa senangnya akan penyelenggaraan Pemilu. dia beralasan, dengan adanya Pemilu, dirinya bisa menyalurkan aspirasinya kepada partai politik dan caleg yang diharapkan bisa memperbaiki nsib masyarakat.

“Meski di dalam sini, saya ingin menyuarakan hak saya demi perbaikan mayarakat,” katanya.

Senada dengan Hasirin, Tarnoto warga binaan asal Jawa Tengah menyatakan, dirinya senang ikut Pemilu karena bisa membawa harapan-harapannya untuk perbaikan negeri ini.

“Banyak harapan yang bisa dititipkan kepada wakil rakyat ini. Makanya, saya akan memilih salah satu wakil rakyat yang saya anggap bisa mewakili aspirasi saya,” tuturnya. **Baca juga: KPU Kota Tanggerang Kobarkan Gerakan Masyarakat Mencoblos.

Dodi, warga binaan asal Grogol, Jakarta Barat ini memiliki pendapat berbeda akan Pemilu. Pasalnya, kata Dodi, para wakil rakyat dan para pemimpin ini lebih sering modus. **Baca juga: Ketua KPU: Pemilu Sukses Kita Bersama.

“Kami tidak senang sama caleg (pemimpin) yang modus-modus dan suka mengumbar janji. Tapi nanti saya tetap akan menyalurkan aspirasi saya,” imbuhnya.(iqmar)

Berita Terbaru