oleh

Korban Pecah Kaca di Setu Pengacara FBR

Kabar6-Kawanan bandit jalanan kerap tak pandang bulu terhadap asal-usul pemilik barang berharga yang jadi incaran. Begitu ada peluang, tentu sasaran langsung disikat.

Seperti halnya kasus pecah kaca mobil jenis Nissan Grand Livina warna putih yang terjadi di Jalan Raya Puspiptek, Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pemilik mobil bernopol B 1794 SYB itu tak lain adalah Tomy Sontosa, pengacara organisasi masyarakat Forum Betawi Rempug (FBR) Kota Tangsel.

Kala itu, Tomy datang bersama istrinya, Anita Andriani (32), ke Clipper Salon, Spa & Club. Namun, belum lama berada di salon tersebut, Tomy mendapat kabar bila mobilnya telah dibobol.

“Pas dikasih tahu ada maling saya langsung keluar dan mengecek. Namun, kaca bagian tengah mobil saya sudah pecah dibobol,” kata Tomy kepada wartawan ditemui di lokasi perkara, Senin(5/5/2014).

Mirisnya, tas hijau yang diletakkan di jok tengah dan digondol pelaku berisi uang runai Rp. 10 juta. Saksi mata melihat bahwa kawanan bandit jalanan yang bertindak selaku eksekutor membonceng sepeda motor skutik jenis Honda Beat warna merah.

Masih menurut pengacara yang berdomisili di kawasan Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, bahwa kasus kejahatan tersebut bukan kali pertama menimpanya. Ia mengaku, bahwa belum lama dirinya menjadi korban atas modus kasus serupa.

Saat bertandang ke lokasi yang sama, Tomy bilang, kaca mobil pribadi jenis Toyota Avanza miliknya juga dibobol penjahat. Tomy menderita kerugian lumayan besar karena sejumlah barang berharga yang ada di dalam mobil telah berhasil digasak kawanan bandit jalanan. **Baca juga: Mobil Pelanggan Salon dan Spa di Setu Dibobol.

Ia memprediksi bila kawanan pelaku sudah sangat menguasai kondisi keramaian di sekitar wilayah operandi. “Saya pikir pencurinya orang sini juga. Karena di sini sudah cukup sering terjadi pencurian,” tuding Tomy seraya memastikan bakal melapor ke Mapolsek Cisauk.(yud)

 

Berita Terbaru