Korban Cabul SJ Inginkan Ganti Rugi dan Rehabilitasi

Kebersamaan AW dan SJ.(ist)

Kabar6-AW (21), korban dugaan pencabulan artis dangdut berinisial SJ, menginginkan adanya ganti rugi dan rehabilitasi, sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal itu dikatakan Raidin Anom, kuasa hukum AW saat ditemui kabar6.com dibilangan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Senin (14/3/2016).

Raidin Anom menyebut, bila pihaknya telah melaporkan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan SJ terhadap kliennya itu ke Polda Metro Jaya.

Pihak kepolisian, menerima laporan itu dan saat ini tengah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

“Kami berharap, pihak penyidik serius tangani kasus ini. Tak hanya itu, kami juga menginginkan agar klien kami dapat ganti rugi dan di rehabilitasi, sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI),” tandasnya.

Sementara, AW yang ditemui kabar6.com juga tak malu-malu lagi membongkar kisah kelamnya selama berhubungan dengan juri D’ Academy tersebut.

AW, mengisahkan ihwal pertemuannya dengan bang Ipul, sapaan akrab Saepul Jamil. Ketika itu, AW, tengah menonton acara Dangdut Academy satu pada Maret 2014 lalu, yang disiarkan oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional.

“Pertama kali ketemu dengan Papi (sapaan akrab SJ-red) dikenalin sama TM teman saya di ruangan khusus juri D’ Academy,” ungkap AW.

Dihari pertama perkenalan itu, kata AW, SJ meminta nomor ponselnya melalui TM. Tak lama kemudian SJ menelpon AW, karena ingin menjalin sebuah hubungan yang lebih jauh lagi.

Dalam percapakan itu, pria kelahiran Bangka 22 tahun silam ini, menanyakan pekerjaan kepada SJ. Dan, SJ pun menjanjikan pekerjaan untuk AW. Namun, dia menyuruh AW agar datang kerumahnya yang terletak di Jalan Gading Utara Blok 4, Jakarta Utara.

“Ada kerjaan, besok datang saja kerumah. Kalau jadi kerumah, nanti aku jemput ya,” ujarnya menirukan kalimat yang diucapkan SJ kepada dirinya.

Dihari berikutnya, lanjut AW, usai acara D’ Academy, dirinya diajak pulang bareng kerumah SJ. Dan, biasanya pedangdut yang pernah bergabung dalam grup G4UL ini, kerap pulang kerumah saat tengah malam menunggu waktu sepi.

Sekira Pukul 01.00 WIB dini hari, AW ikut pulang bersama SJ. Namun, sebelum sampai ke kediamannya, SJ, mengajak AW untuk makan bubur kacang hijau yang letaknya tak jauh dari rumah SJ.

“Usai makan bubur kacang ijo, kami langsung pulang kerumahnya. Sesampainya dirumah, saya disuruh mandi dan ganti pakaian miliknya. Tapi, saya menolak tawaran itu. Enggak lama kemudian, sekitar Pukul 02.00 WIB, dia mengeluh badan capek dan pegal-pegal. SJ, meminta saya untuk memijitnya,” tuturnya.

AW menjelaskan, setelah selesai memijit SJ, dia lalu keluar dari kamar tidur mantan suami Pedangdut Dewi Persik ini dan tidur diteras lantai dua dekat tangga.

Saat dirinya tertidur, mantan calon Wakil Bupati Serang, Banten ini, keluar dari kamarnya dan menggerayangi AW. Sekira Pukul 03.00 WIB, menjelang subuh, SJ berhasil menggagahi dirinya.

“Saya, kaget tiba-tiba SJ ada disamping dan berusaha mencabuli saya dengan cara paksa. Tangan saya di sekap. Dia, buka celana saya dan langsung mengulum penis saya. Sperma saya diminum sama dia,” katanya.

Setelah kejadian itu, AW mengaku trauma. Namun, karena janji-janji manis SJ yang akan mengorbitkannya menjadi artis, AW memilih untuk tetap bertahan selama enam bulan di rumah Saipul Jamil.

Di rumah itu pula, AW mengaku sempat dua kali menjadi korban aksi cabul bang Ipul. Namun, selama ini AW tetap mengubur rahasia hidupnya bersama SJ dalam-dalam.

Hingga akhirnya, AW mengaku tak tahan lagi. Terlebih setelah kasus perbuatan menyimpang SJ terhadap seorang ABG (Anak Baru Gede) berinisial DS terbongkar di media massa. AW pun turut melaporkan SJ ke Polda Metro Jaya.(Tim K6)