oleh

Korban Bencana Gempa Dipastikan Mendapatkan Bantuan 5-25 Juta

Kabar6-Rumah-rumah masyarakat yang menjadi korban gempa bumi di perairan Laut Banten bagian selatan dipastikan akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan besaran Rp5 juta hingga25 juta. Hal itu untuk memperbaiki bangunan yang rusak.

“Tidak hanya bantuan dana, kami juga menyalurkan bantuan logistik seperti makanan, lauk pauk, sandang dan kebutuhan dasar lainnya. Sehingga, para korban tidak perlu lagi memikirkan kebutuhan sehari-hari dan fokus pada pemulihan pasca bencana saja,” tegas Gubernur Banten, Wahidin Halim, Selasa (6/8/2019).

Sebelumnya, WH juga telah menyerahkan bantuan dana stimulan kepada warga yang terkena dampak gempa di wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak, serta Kabupaten Serang. Penyerahan bantuan dari Gubernur Banten diwakili Kepala BPBD Provinsi Banten E. Kusmayadi.

Sementara itu, berdasarkan data milik BPBD Provinsi Banten, sebanyak 249 rumah dan sarana umum lain mengalami kerusakan ringan, 77 rusak sedang dan sebanyak 104 mengalami rusak berat.

Rumah dan sarana lain yang mengalami kerusakan paling banyak terdapat di Pandeglang, yaitu 181 rusak ringan, 76 rusak sedang dan sebanyak 102 rusak berat.

Terbanyak berikutnya di Lebak, yaitu sebanyak 55 rusak ringan dan 2 mengalami rusak berat. Sedangkan, di Kabupaten Serang sebanyak 13 rusak ringan dan 1 rusak sedang.

Selain menyebabkan kerusakan rumah dan prasarana umum lainnya, gempa bumi juga menimbulkan kepanikan warga, sehingga tidak sedikit warga yang mengungsi.

“Warga yang mengalami kerusakan rumah dibantu biaya perbaikan. Perinciannya, rumah rusak berat dibantu Rp25 juta, rusak sedang Rp10 juta dan rusak ringan Rp5 juta. Bantuan tersebut bersumber dari APBD Banten,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banten M Juhriyadi.

Selain memberikan bantuan untuk menangani rumah yang rusak, kata Juhriyadi, Pemprov Banten juga mendistribusikan bantuan logistik untuk korban bencana di Lebak, Pandeglang, dan Kabupaten Serang.
Bantuan tersebut berupa makanan siap saji, lauk pauk, tambahan gizi, sandang, paket perlengkapan bayi, paket perlengkapan keluarga, kantong mayat, tenda gulung, masker, perlengkapan kebersihan keluarga, karung plastik, tikar, selimut, matras, sarung tangan kain, dan perlengkapan sekolah.

Adapun pendistribusian logistik ke Pandeglang, Lebak dan Kabupaten Serang dilakukan mulai 2-4 Agustus 2019. “Pengiriman logistik dari BPBD dilakukan pada 2 Agustus, logistik Kementerian Sosial ke Pandeglang 3 Agustus dan BNPB ke Kabupaten Pandeglang pada 3 Agustus,” ujar Juhriyadi.

**Baca juga: Bantu Perbaikan Rumah Korban Gempa, Pemprov Banten Siapkan Uang Tunai.

Upaya penanggulangan lainnya, tutur Juhriyadi, mengaktifkan pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana, melaporkan adanya gempa bumi berpotensi tsunami, koordinasi dengan BPBD Lebak, Pandeglang dan Kabupaten Serang, evaluasi mandiri warga terdampak, monitoring dan pemantuan warga terdampak, serta penilaian terhadap dampak bencana.

Salah satu korban bencana di Desa Panjangjaya, Ade mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Pemprov Banten khususnya Gubernur yang telah menyalurkan bantuan untuk perbaikan rumahnya yang mengalami kerusakan akibat bencana gempa Jum’at lalu.

“Terimakasih kepada bapak Gubernur Banten beserta jajaran yang telah dapat membantu masyarakat , mudah-mudahan semua kebaikan bapak dibalas Allah SWT. Amin,” kata Ade.(Den)

Berita Terbaru