oleh

Koleksi Museum Rusia, Buaya Milik Adolf Hitler Berusia 84 Tahun yang Diawetkan

Kabar6-Seekor buaya bernama Saturnus milik pemimpin Nazi, Adolf Hitler, dipajang dalam museum di Kota Moskow, Rusia. Buaya yang mati pada usia 84 tahun itu sendiri telah melalui proses pengawetan.

Saturnus ditemukan oleh tentara Inggris di Berlin setelah Perang Dunia II dan diserahkan ke Uni Soviet. Sejak 1946, melansir republicworld, Saturnus menjadi ikon kebun binatang di Moskow hingga mati delapan bulan lalu. Setelah mati, kulit hewan karnivora itu dikirim ke Museum Sejarah Alam Darwin, Moskow, untuk dipersiapkan oleh tim ahli pengawet satwa atau taksidermis.

Reptil tersebut mulai dipamerkan tahun ini atau begitu pembatasan COVID-19 dilonggarkan. ** Baca juga: Simpan Mayat Sang Nenek dalam Freezer Selama 16 Tahun Demi Dapatkan Uang Jaminan Sosial

“Ditampilkannya Saturnus secara permanen di pameran merupakan puncak dari hasil kerja keras ahli taksidermis kami selama enam bulan. Tidak ada reptil di museum yang memiliki biografi begitu kaya. Kebun Binatang Moskow mempercayakan kami untuk mengabadikan memori buaya Saturnus. Dia merupakan legenda kebun binatang dan telah menyaksikan banyak kejadian dalam hidupnya,” demikian pernyataan Museum Darwin.

Pejabat museum bernama Dmitry Miloserdov mengatakan, ini merupakan kelahiran kedua bagi Saturnus, fase di mana sang ‘buaya Hitler’ akan hidup abadi. Selain menjadi peliharaan Hitler, Saturnus dilaporkan sempat dijadikan hewan atraksi kebun binatang di Berlin pada masa kekuasaan Nazi.

Dokter hewan kebun binatang Moskow, Dmitry Vasilyev, meyakini tidak ada keraguan Hitler mengagumi buaya tersebut. Saturnus mati pada Mei 2020, tak lama setelah peringatan 75 tahun kekalahan Nazi.

Meskipun tinggal lama di Jerman dan Rusia, Saturnus diketahui lahir di alam liar Mississippi, Amerika Serikat, pada 1936 sebelum dikirim ke kebun binatang Berlin. Keberadaan Saturnus sendiri sempat menjadi misteri setelah Berlin dibom pasukan sekutu pada November 1943. Hewan reptil itu lalu ditemukan tentara Inggris tiga tahun kemudian.

Rumor yang beredar, Saturnus selamat dari bom dan dirawat seorang pejabat Nazi.(ilj/bbs)

Berita Terbaru