oleh

Ketika Wartawan “Memburu” Dadang

Kabar6-Sehari pascaditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan puskesmas dan pembebasan lahan tahun anggaran 2011-2012, Dadang, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Kadinkes Tangsel), mendadak menjadi sosok penting bagi wartawan.

Bahkan, pengakuan dari anak buah Dadang, yang menyebut bila atasannya itu sedang tidak ada di kantor, tidak serta-merta membuat awak media percaya. Buktinya, puluhan awak media tetap menunggui 2 kantor tempat dimana Dadang biasa bekerja.

“Kalau hari ini bos (Dadang) lagi enggak ada di kantor. Informasinya lagi ada acara kedinasan di Puncak (Kabupaten Bogor),” terang seorang pria petugas keamanan ditemui di Jalan MAN Insan Cendikia, Serpong, Kamis (19/6/2014).

Namun, pengakuan serta kebenaran pria bertubuh sedang dan berjenggot itu cukup meragukan. Pasalnya, dari pengamatan kabar6.com di lapangan, kendaraan dinas mobil jenis Nissan X-trail warna hitam bernomor polisi B 1199 RFW milik Dadang, justru terparkir di depan gedung Farmasi.

Gedung tersebut bersebalahan dengan Laboratorium Kesehatan Daerah dan Bank Darah milik Palang Merah Indonesia Kota Tangsel. Bangunan gedung yang belum lama rampung didirikan itu terletak persis bersebelahan dengan PT Trakindo di Serpong.

“Itu mobil mah ada dari tadi. Tadi cuma buat nganter bos ke Puncak, terus langsung balik lagi,” ungkapnya sambil menunjuk ke arah kendaraan dinas tersebut. Ditambahkan, dirinya kurang mengetahui secara persis perihal tema kegiatan pimpinan beserta aparatur Pamong Praja di Bogor, Jawa Barat.

Ia hanya memastikan, jika awak media menunggu hingga larut malam pun bakal percuma. “Kalo enggak percaya, tunggu aja sampai jam 8 malam. Itung-itung nemenin saya jaga,” canda pria yang mengaku bermukim di wilayah Kecamatan Setu itu.

Disamping kesaksian tersebut, bersamaan dengan itu sebuah warna hitam yang diketahui merupakan kendaraan dinas milik Dadang tampak terparkir di halaman gedung.

Namun, setelah jumlah wartawan yang datang kembali bertambah, seorang staf Dadang langsung melajukan kendaraan dinas itu meninggalkan lokasi.

Niatan para awak media harian yang ingin mengkonfirmasi status tersangka Dadang secara langsung, juga tidak hanya terlihat di kantor kawasan Serpong saja. Hingga petang, awak media baru membubarkan diri dan pergi tanpa berhasil mewawancarai Dadang. **Baca juga: Kadinkes Tersangka, Pemkot Tangsel Angkat Tangan.

Lantaran dihinggapi rasa penasaran untuk bisa menyuguhkan informasi baru terhangat kepada publik. Sejumlah awak media lainnya juga berusaha menyambangi kantor Dinas Kesehatan yang terletak di Komplek Perkantoran Witana Harja, Kecamatan Pamulang. **Baca juga: Pemkot Tangsel Bakal Dituntut Karena Bongkar Tembok Cirendeu.

Bangunan perkantoran yang sempat diacak-acak oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi hingga berhasil menyita barang bukti atas kasus pengadaan alat kesehatan (Alkes) itu pun tak luput dari serbuan sejumlah awak media. Tapi hasilnya juga nihil. Lantaran dari kondisi aktivitas para Pamong Praja yang saat itu bertugas pun cenderung sepi.(yud)