Keterbatasan Bahan Baku & Keahlian Memasak Sebabkan Nutrisi Makanan Rumah Jadi Tidak Seimbang

dbest

Kabar6-Banyak yang meyakini bahwa masakan hasil olahan sendiri di rumah lebih sehat ketimbang beli di luar. Meskipun tidak salah, pendapat itu juga tidak sepenuhnya benar.

Mengapa demikian? Dikutip dari Femina, masakan di rumah lebih sehat karena faktor kebersihan dan kesegaran bahan-bahan mentah yang Anda pilih. Termasuk juga peralatan masak dan perlengkapan untuk makan.

Faktor-faktor tersebut, menurut Jocelyn Halim, ahli gizi lulusan University of Sydney di Australia, harus tetap jadikan pegangan saat hendak makan di luar rumah, terutama jika Anda gemar makanan di kedai kaki lima.

Cara terbaik untuk mengetahui apakah makanan tersebut layak dimakan adalah dengan mengamati kesegaran bahan-bahan yang digunakan. Ketika makan di kedai kaki lima, pilih makanan yang dimasak langsung menggunakan bahan-bahan segar.

“Hindari makanan yang terlihat layu, berbau tidak sedap, dihinggapi lalat, atau sudah tersaji dalam waktu lama. Jika Anda ragu dengan kebersihan makanannya, hindari saja,” saran Jocelyn.

Tidak hanya itu, Anda juga sebaiknya memperhatikan lokasi kedai kaki lima dan alat-alat makan yang digunakan. Kebiasaan baik ini dapat melindungi Anda dari penularan bakteri salmonela, penyebab tifus, yang tinggi di Indonesia.

Nutrisi dan komposisi makanan juga penting. Mengonsumsi makanan yang dimasak di rumah bisa lebih baik karena Anda tahu komposisi dan bahan-bahan yang digunakan dalam makanan tersebut.

“Tapi, masalahnya, terkadang jumlah bahan baku yang dimiliki di rumah lebih terbatas,” jelas Jocelyn.

Keterbatasan bahan baku dan keahlian memasak terkadang membuat nutrisi dan komposisi makanan rumah jadi tidak seimbang. Sementara, jika Anda membeli makanan di tempat yang tepat, nutrisi dan komposisinya bisa lebih tercukupi. Terlebih, sekarang banyak restoran yang menyertakan jumlah kalori dan nutrisi yang terkandung dalam menu. Anda pun lebih mudah memantau asupan nutrisi.

“Jika Anda memutuskan untuk membeli makanan di luar, akan lebih baik jika Anda juga mengetahui kualitas sang juru masak dalam mengolah makanan dan mengatur menu,” tambahnya. ** Baca juga: Beberapa Posisi Tidur Bisa Bantu Redakan 6 Penyakit Ini

Masakan di rumah yang banyak digoreng, minim sayuran dan buah, bahkan terkadang hanya mi dan pasta instan, dibanding dengan makanan di restoran yang terdiri atas nasi, sup sayuran, ayam panggang sebagai sumber protein, dan ditutup potongan buah, tentu secara nutrisi lebih baik masakan yang dibeli dari restoran tersebut.

Karena itulah penting diperhatikan bahan baku dan pengetahuan tentang gizi makanan saat memasak sendiri di rumah.(ilj/bbs)