oleh

Kesaksian Korban Kecelakaan Bus Maut di Ciamis yang Selamat

Kabar6-Agus Supriyanto, 51 tahun, korban kecelakaan di Ciamis, yang selamat mengungkapkan bahwa kondisi bus Pandawa yang mengangkut rombongan peziarah tergolong baru. Makanya ia heran bila disebut bus pariwisata itu mengalami rem blong.

“Masalah jalan mah memang mobil baru semua, kalo dalam pemberitaan itu mamang bus itu mengalami rem blong saya rasa kalo mobil baru itu kalo blong perjalan dari Jakarta, Cirebon dan Panjalu itu kan medannya lebih berat,” ungkapnya di Kampung Ceplak, Sukamulya Kabupaten Tangerang, Minggu (22/5/2022).

Ia mengatakan, menurut informasi dari kepolisian supir masih menghilang jejak. Adapun korban meninggal dunia atas nama Sri Wahyuni, 52 tahun, masih keluarganya.

Agus membenarkan bahwa Sri duduk persis di belakang kemudi supir bus. “Beliau itu kan duduk bangku pertama, saya kedua, anak-anak saya juga, mertua saya,” ujarnya.

Awal perjalan dirinya sudah mengingatkan supir terkait kondisi bus. Setelah diingatkan supir mengaku bahwa kendaran yang dibawa dalam kondisi sehat dan tidak ada kendala apapun.

“Pasca kejadian kita mengamankan semua termasuk almarhum, baru lah petugas itu datang. Dari teman-teman TNI, temen Polri juga hadir, sampai di anterin ke puskesmas mereka ada,” ucap Agus.

**Baca juga: Mobil Autonomous Vehicle Pertama di Indonesia Ada di Kabupaten Tangerang

Menurutnya, dalam insiden kecelakan tersebut kepala desa, pegawai puskesmas setempat sangat berperan aktif untuk membantu masyarakat maupun penumpang bus.

“Kecelakaan ini mungkin juga menjadi evaluasi terhadap bapak kapolri, menteri perhubungan, ke bawahnya itu harus diperintahkan untuk lebih teliti lagi dalam bentuk mencegah terjadinya hal yang tidak inginkan, karena ini menyangkut demi kemaslahatan,” imbuhnya.(Rez)