oleh

Kepala SMKN 9 Tangerang Usulkan Kuota PPDB Ditambah

Kabar6-Kepala SMKN 9 Tangerang Suharni mengatakan, surat tersebut sudah menyampaikan ke pimpinan atas surat dari seorang kepala desa. Ia sedang mengupayakan dengan mengusulkan nambah kuota ke pimpinan di Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

“Semoga disetujui, kalau tidak disetujui ya mau bagamana lagi,” ungkap Suharni kepada kabar6.com, Sabtu (4/7/2020).

Menurut Suharni, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020, pihak SMKN 9 Tangerang sudah menjalankan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku

“Kami berusaha menjalankan juknis, karena mekanisme seleksi penerimaan SMA dan SMK berbeda, kalau di SMA mengenal jalur zonasi, kalau di SMK hanya selekai nilai pak tidak ada yg lain, mangga bisa pelajari juknis PPDB tersebut,” kata Suharni

Suharni menjelaskan, jumlah yang mendaftar mencapai 670 pelajar. Sementara kuota yang tersedia sebanyak 432 siswa untuk 12 kelas atau rombongan belajar (rombel) dan yang tidak diterima sebanyak 238 pelajar

“12 kelas itu terdiri dari jurusan komputer dan jaringan, multimedia, teknik sepeda motor dan bisnis, farmasi, perawat, perkantoran, masing-masing jurusan terdiri dari 2 kelas,” jelasnya

**Baca juga: Diiming-imingi Main Game, 4 Anak di Pagedangan Dicabuli.

Diberitakan sebelumnya Banyaknya siswa yang gagal masuk sekolah negeri di penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2020 membuat Madrais, Kepala Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang prihatin.

Keprihatinan Madrais dituangkannya dalam surat dengan nomor istimewa dan bersifat penting perihal usulan PPDB 2020 yang ditujukan kepada Kepala sekolah SMKN 9 Tangerang dan Dinas Pendidikan Provinsi Banten.(CR)

Berita Terbaru