Kenali 5 Ekspresi Wajah yang Tunjukkan Seseorang Sedang Berbohong

Ilustrasi/bbs

Kabar6-Selama 30 tahun, seorang agen FBI yang sekaligus penulis buku “How to Spot Lies Like the FBI”, Mark Bouton, memberi tahu bagaimana caranya mendeteksi kebohongan yang dapat diketahui dari mimik wajah.

Selama ini, seperti dilansir Aura, Bouton menggunakan cara tertentu untuk membantu mengidentifikasi Timothy McVeigh sebagai tersangka pemboman Kota Oklahoma, Amerika Serikat.

“Ada sejumlah ekspresi wajah dan reaksi terkait yang bisa menunjukkan seseorang berbohong kepada Anda. Beberapa disebabkan oleh kegugupan, dan reaksi fisik. Namun sebelum memulai investigasi, sebaiknya mengamati amatilah orang yang menjadi objek Anda bersikap. Itu bisa dimulai dengan obrolan ringan atau mengajukan pertanyaan yang tidak berbahaya untuk melihat bagaimana reaksi yang biasa ia keluarkan ketika ia jujur. Lalu jika dia menunjukkan beberapa indikator kebohongan, kamu bisa yakin bahwa dia mungkin berbohong,” jelas Bouton.

Apa saja tanda bahwa seseorang berbohong? Berikut penjelasan Bouton:

1. Kedipan mata
‘Mata tidak pernah berbohong’, pepatah ini nampaknya benar karena menurut Mark, perasaan tidak nyaman akan tampak jelas lewat mata seseorang, salah satunya adalah lewat kedipan mata.

“Seseorang biasanya berkedip sekira lima atau enam kali per menit atau setiap 10 atau 12 detik sekali. Namun ketika stres misalnya ketika seseorang tahu dia berbohong, dia akan berkedip lebih banyak biasanya enam kali secara berurutan,” kata Mark.

Namun Mark mengatakan pengecualian yakni bagi orang dengan beberapa riwayat penyakt seperti Parkinson dan Schizofrenia. Tingkat kedipan orang dengan riwayat penyakit tersebut akan lebih cepat dari orang biasanya.

2. Hitung berapa lama orang menutup mata
Biasanya orang akan berkedip dengan kecepatan 100 hingga 400 milidetik atau 0,10 hingga 0,40 detik per kedipan.

Nah, jika lawan bicara Anda menutup mata selama satu atau dua detik, ini mungkin menjadi tanda bahwa orang tersebut tengah berbohong kepada Anda.

Menutup mata, menurut Mark, adalah sisitem mekanisme pertahanan alami dari tubuh manusia. Karena itulah ketika seseorang merasa tidak nyaman, ia akan berkedip lebih lama dari biasanya.

3. Perhatikan arah bola mata
“Ketika Anda bertanya kepada orang yang normal, dalam artian bukan orang kidal tentang kejadian masa lalu, maka orang itu akan mengakses ingatannya tentang insiden itu dengan melihat ke arah depan. Namun jika dia melihat ke atas dan ke kanan, maka dia bukan mengakses ingatan masa lalu melainkan mengakses imajinasinya untuk menciptakan sebuah jawaban dari pertanyaan Anda,” jelas Mark.

Namun orang yang kidal biasanya memiliki reaksi yang berlawanan.

4. Perhatikan bibirnya
Menurut Mark, mulut seseorang akan kering ketika ia mengatakan sebuah kebohongan. “Maka dia mungkin akan melakukan gerakan mengisap atau mengerucutkan bibirnya untuk mengatasi bibir keringnya tersebut,” tukas Mark.

5. Menggaruk wajah
Ketika seseorang menggaruk wajah saat Anda mengajukan pertanyaan maka bisa jadi itu adalah tanda bahwa ia sedang berbohong.

Dijelaskan Mark, reaksi kimia pada wajah ketika seseorang hendak berbohong akan menyebabkan wajah seseorang menjadi gatal hingga mereka akan menggaruknya. ** Baca juga: Apa Saja Penyebab Bau Kaki?

Apakah Anda pun seperti itu saat berbohong? (ilj/bbs)