oleh

Kemensos Salurkan Bansos pada 76 Ribu Penerima PKH di Pandeglang

Kabar6- Kementerian Sosial (Kemensos) salurkan bantuan sosial beras (BSB) kepada  76.115 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pandeglang.

Puluhan ribu KPM tersebut akan mendapatkan beras medium totalnya sebanyak 45 kg dari bulan Agustus September hingga Oktober.

Hari ini 40 ton beras di distribusikan ke empat kelurahan di Kecamatan Pandeglang. Beras tersebut disalurkan melalui Bulog Subdivre Pandeglang- Lebak yang diambil dari para petani di Pandeglang.

Tahap awalnya penyaluran di Kecamatan Pandeglang sebanyak 3 Kelurahan sebanyak  1.037 KPM dari tiga kelurahan yaitu Pandeglang, Kabayan dan Kadomas.

Bupati Pandeglang Irna Narulita menuturkan, bantuan bagi penerima PKH tidak hanya mendapatkan Bansos beras, mereka juga mendapatkan uang tunai secara rutin yang diperuntukkan untuk biaya sekolah anak-anak penerima KPM.

Menurutnya, program tersebut untuk mengakselerasikan program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan.

Irna apresiasi tinggi untuk Bulog karena sudah menyerap gabah dari para petani Pandeglang untuk program Bansos beras. Sebab saat ini para petani tidak kebingungan untuk menjual hasil pertaniannya   yang sebelumnya diambil oleh para tengkulak.

“Alhamdulillah petani tidak lagi bingung memasarkan gabahnya dan tidak jatuh ke tangan tengkulak,”kata Irna, Rabu (23/9/2020).

Irna juga meminta semua pihak dapat mengawal program BSB agar dapat tepat sasaran dan tidak tercederai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Masing – masing KPM harus menerima 45 Kg selama tiga bulan dari Agustus, September sampai Oktober. Kami ucapkan kepada Bapak Presiden melalui kemensos. Kita akan kawal ini karema kami kepanjangan tangan dari pemerintah pusat,”tutupnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang Nuriah mengungkapkan, penyaluran beras  dilakukan oleh Bulog Subdivre Lebak-Pandeglang dan didistribusikan oleh salah satu perusahaan BUMN. Dinsos berharap Bansos beras tersebut sampai ke penerima. Penyaluran beras itu akan dikawal oleh para pendamping PKH di masing-masing wilayah.

“Jangan sampai bantuannya tidak sampai ke sasaran sesuai dengan tujuan. Kita punya pendamping PKH di masing-masing kecamatan dan mereka akan melakukan pendampingan sampai tingkat desa hingga sampai kepada KPM,” kata Nuriah.

Nantinya Dinsos dan Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH tingkat Kabupaten  akan melakukan monitoring terkait penyaluran hingga evaluasi kualitas beras. Jika ditemukan terkait kualitas dan jumlah beras tidak sesuai, Korkab akan membuat laporan ke Bulog supaya bertanggungjawab.

**Baca juga: Pilkada Pandeglang, Calon Petahana Hadapi Putra Kepala Kanwil Kemenag Banten.

“Korkab akan memantau apabila ditemukan kualitas beras dan jumlahnya tidak sesuai, nanti Korkab meminta membuat laporan supaya pihak Bulog bertanggung urusan kualitas dan jumlah dan sebagainya,”tandasnya.(Aep)

Berita Terbaru