oleh

Kelurahan Bonang Menolak Keluarkan SKTM Untuk Kelengkapan Administrasi Rumah Sakit

Kabar6-Keterbatasan ekonomi membuat Muhaimin (23), warga RT 002 RW 026 Perumahan Dasana Indah Blok UF, Bojong Nangka, Kabupaten Tangerang, tak bisa mengeluarkan istrinya Trisnawaty (20), yang baru melahirkan dari rumah sakit karena belum memenuhi administrasi yang ditentukan.

Muhaimin yang berprofesi sebagai sekuriti dan baru enam bulan mengontrak rumah di Dasana Indah, mencoba ke pihak RT dan RW untuk membuatkan surat pengantar sebagai syarat dalam pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan setempat, Kamis (20/12/2018).

Disibukkan harus pulang pergi ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Tangerang, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Tangerang, akhirnya Muhaimin meminta tolong tetangganya, Deddy untuk membuatkan SKTM yang diinginkan ke kelurahan.

Berbekal surat pengantar dari pihak RT dan RW, Deddy menuju Kelurahan Bojong Nangka untuk membuat SKTM yang diinginkan, Jumat (21/12/2018).

Sesampainya di kelurahan, Deddy segera menyerahkan surat pengantar dari RT dan RW ke staf yang bertugas bernama Umi, untuk dibuatkan SKTM. Namun staf kelurahan mengabaikan permintaan itu.

Tak dapat dihindarkan, perdebatan menjadi sengit saat staf kelurahan tak kunjung membuatkan SKTM yang diinginkan.

“Saya datang kesitu (kelurahan, red) hanya untuk minta dibuatkan SKTM, agar istri tetangga saya dapat keluar dari rumah sakit. Tapi staf kelurahan tetap menolak,” ungkap Deddy, Selasa (25/12/2018).

Menurut Deddy, staf kelurahan bernama Umi menolak membuatkan SKTM karena alasan bertentangan. Namun staf kelurahan tak menjelaskan bertentangan seperti apa yang dimaksud.

**Baca juga: PLN UID Banten Pastikan Tinggal 10 Gardu Dalam Pemulihan.

Kata Deddy, staf kelurahan mengatakan warga yang tinggal belum satu tahun tidak bisa dibuatkan SKTM, minimal harus satu tahun.

“Baca dong undang-undangnya,” kata Deddy menirukan pembicaraan Umi, staf kelurahan.

Hingga berita ini diturunkan, Muhaimin belum bisa mengeluarkan istrinya dari RSU Kabupaten Tangerang karena belum melunasi administrasi. Sementara, SKTM yang diinginkan tak kunjung dibuat dengan alasan bertentangan. (vee/jic)

Berita Terbaru