oleh

Keluarga Pembunuh Satpam Giant Ngungsi

Kabar6-Rumah yang dihuni Amordiah Widi Amara alias Amor (50) dan keluarganya di Gang Sate RT 02/01, Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, mendadak sepi.

Aparat gabungan TNI/Polri bahkan tampak berjaga di kediaman pelaku pembunuhan terhadap petugas satpam komplek niaga Giant Ekspres, Chairil Fahri (50).

“Kosong rumahnya (pelaku), pada mengungsi,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kanit Sabhara Polsek Metro Pondok Aren, Inspektur Dua (Pol) Purwanto kepada kaba6.com di sekitar lokasi perkara, Sabtu (22/3/2014).

Penjagaan ketat kediaman pelaku sebagai langkah antisipasi atas kemungkinan adanya aksi balasan dari rekan-rekan korban.

“Kita berjaga, mengingat lokasi pemakamannya melewati rumah pelaku,” kata Wakapolsek Metro Pondok Aren, Ajun Komisaris (Pol) M Djauhari ditemui di kantornya.

Ya, Chairil Fahri tewas bersimbah darah setelah ditikam empat lubang oleh Amor. Tindak penganiayaan yang menyebabkan korban tewas itu didasari motif dendam. Amor kesal kepada korban mengejeknya agar menggunakan rok.

“Tadi saya ikut jaga juga,” tambah Purwanto.**Baca juga: Begini Kronologis Pembunuhan Satpam Giant Pondok Betung.

Jenazah Chairil yang telah di autopsi Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, selanjutnya dimakamkan sekitar pukul 10.00 di TPU yang terletak di Jalan Pete, Pondok Betung.(yud)

Berita Terbaru