oleh

Kelola APBD, Pemkot Tangsel Pakai e-Budgeting

Kabar6-Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) berkomitmen terus menerapkan transparansi dan akutabilitas dalam penyusunan serta penggunaan anggaran kas daerah.

 

 

Melalui sistem aplikasi e-budgeting sangatlah sulit melakukan kongkalikong untuk bermufakat tindak kecurangan lantaran mudah terlacak secara kasat mata.

 

“Peranan masyarakat untuk mengawasi penggunaan kas daerah sangatlah penting,” ungkapnya ditemui kabar6.com di kawasan Serpong, Rabu (16/12/2015).

 

Menurut Airin, Pemerintah Kota Tangsel sejak awal Tahun Anggaran 2015 telah menerapkan aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Penganggaran dan Pengelolaan Keuangan Daerah Terpadu (SIMRAL).

 

Aplikasi hasil rancangan Bagian Pengelola Teknologi Informasi (BPTI) Sekretariat Daerah bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) digunakan untuk mencatat, dan mengolah data anggaran pembangunan serta penatausahaan keuangan.

 

Pengolahan data anggatan program kegiatan pembangunan atau Rencana Kerja Anggaran (RkA) seringkali dikenal dengan sebutan e-Budgeting.

 

Sistem tersebut saling terintegrasi antara data rencana pembangunan yang terdiri dari pencatatan dan pengolahan data Musrenbang kelurahan/desa hingga tingkat kota, serta Rencana Kerja Pembangunan Daerah dan rencana kerja perangkat daerah, sampai laporan pertanggungjawaban penggunaan keuangan kas daerah.

 

“Penggunaan e- Budgeting dapat meminimalisir penyimpangan maupun kebocoran terhadap uang rakyat, karena mulai dari perencanaan, proses lelang, maupun pelaksanaan pembangunan, akan dikontrol secara ketat,” terang Airin.

 

Ditambahkannya, 70 persen kalkulasi atas keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh perencanaan yang matang serta terukur. Ketika perencanaannya baik dan benar, maka hasilnya dapat  dipastikan akan baik pula. ** Baca juga: Desak UMK Jadi Rp3,3 Juta, Buruh Geruduk Kantor Gubernur Banten

 

“Jadi, segala sesuatunya berada pada sektor perencanaan,” tandasnya.(din/yud)

Berita Terbaru